Upaya Tanggulangi Kemiskinan, Pemkot Tomohon Gelar FGD RPKD

Tomohon, suluthebat.com – Sesuai amanat peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2015 tentang perubahan atas Pepres nomor 15 tahun 2020 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan bertujuan untuk meningkatkan efektivitas upaya pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan.
Hal itu disampaikan Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut mewakili Walikota Caroll Senduk dalam sambutannya di kegiatan Focus Group Disscusion (FGD) antara Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kota Tomohon Tahun 2021 – 2022.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bapelitbangda (Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah), bertempat di Terung Kabasaran, Kolongan Satu, Kota Tomohon Kamis, (3/11/2022).
“Adapun diantara kita sekalian harus Fokus pada penanganan APBD 2023 dan memahami betul untuk penggunaan dana, karena contoh biasanya pengibah atau bantuan sosial itu berfokus juga hanya di satu SKPD, yang seharusnya semuanya bisa asalkan tidak boleh sama,” ucap Wenny Lumentut.
Wakil Walikota Tomohon itu mengatakan bahwa hal itu penting untuk diperhatikan agar mengelola penganggaran seluruh bantuan sosial, dapat terlaksana dengan baik.
“Tomohon merupakan kota kecil, maka tidak sulit bagi kita untuk mengelola Penganggaran seluruh bantuan sosial hingga terlaksana dengan baik sampai 2023 dan seterusnya,” pungkas Wenny Lumentut.
Menjadi narasumber dalam kegiatan ini Robert Winerungan dan Boaz Willar. Tampak hadir juga dalam kegiatan ini, Para Asisten Sekertaris Daerah Kota Tomohon, Kepala Bapelitbangda (Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah) Ir. Ervinz Liuw , Jajaran Pemerintah Kota Tomohon , Seluruh Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Tomohon, Seluruh peserta FGD antara Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kota Tomohon. (Jud)
