Pelanggan Keluhkan Pelayanan, PDAM Tomohon Akui Ada Pembayaran Pelanggan yang Tak Masuk Kas

Tomohon, suluthebat.com – Setelah dikeluhkan warga terkait pelayanan, Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Kota Tomohon komitmen berjanji akan menunjang ketersediaan dan pelayanan prima kepada pelanggan.
Diketahui, selain keluhan air bersih, warga juga menyesalkan meter air dari tahun lalu dikeluhkan pada pegawai PDAM untuk di perbaiki namun tidak juga lakukan perbaikan.
Tak sampai disitu, keluhan warga juga terkait pembayaran rekening air, masyarakat membayar pada petugas lapangan PDAM ternyata tidak di teruskan ke kantor.
“Ini kan aneh, sudah Satu tahun layangkan keluhan namun tidak ditanggapi, tiba-tiba petugas datang untuk lakukan penagihan, lebih ane lagi tahun 2021 ada lakukan pembayaran tapi masih masuk rekening tagihan ,” keluh pelanggan PDAM Stenly Kalumata
Kalumata yang juga sehari-hari pekerja PERS ini, menegaskan bahwa harus ada penyegaran di PDAM karena masalah ini bisa saja terjadi terhadap orang lain, berapa saja uang masyarakat di yang digelapkan.
Terkait keluhan tersebut Direktur Utama (Dirut) Adrian Ngenget mengatakan akan melakukan perbaikan di internal PDAM yakni sistem/SOP, karakter/moralitas/disiplin pegawai, tata aturan perusahaan, dengan membentuk Tim Khusus (Timsus).
Menurut Ngenget, timsus ini terdiri dari 8 orang dan 18 orang untuk door to door kepada pelanggan.
“Hal ini bertujuan untuk menindak dengan keras/tegas pegawai-pegawai yang melakukan penyimpangan dan merugikan perusahaan dan pelanggan yang telah membayar.” ujar Ngenget via WhatsApp. (2/11) 2022.
Ngenget juga mengatakan, khusus yang menjadi polemik saat ini menyangkut pembayaran pelanggan yang tidak masuk ke kas PDAM.
“Hal itu adalah benar, yang didapati melalui identifikasi dan uji petik oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI) PDAM kepada pelanggan langsung,” ujarnya
“Atas temuan SPI, berdasarkan tingkatan pelanggaran, sudah ada yang di Skors di rumahkan, diberikan SP 1 dan 2 dan 1-2 hari ini akan ada yang di PHK namun kerugian terhadap perusahaan/pelanggan tetap akan diproses.” ungkap Adrian Ngenget.
Untuk menghindari penyimpangan seperti disebut, kata Ngenget, saat ini pihaknya sudah membangun sistem yang bisa di download di handphone (Hp) yakni PDAM INFO, di mana pelanggan bisa lihat pemakaian meter dan jumlah tagihan periode berjalan maupun tunggakan dan bisa langsung membayar dlm aplikasi tersebut melalui virtual account “BRIVA”, BNI.
“Ini bertujuan untuk menghindari pembayaran langsung kepada penagih, pelanggan disarankan untuk bayar via mobile loket, ATM, indomaret (sudah kerjasama) atau langsung di loket kantor PDAM. Sistem-sistem pembayaran ini dalam waktu dekat kami akan cetak dan bagikan pada pelanggan dan akan sampaikan ke kelurahan agar disosialisasikan pada masyarakat/pelanggan,” terang Ngenget.
Guna menciptakan pelayanan yang lebih baik PDAM Kota Tomohon berharap agar ada fungsi kontrol dari seluruh elemen masyarakat.
“PDAM akan jadi baik jika Ada fungsi kontrol dari kita semua. Dan juga fungsi perencanaan, pelaksanaan pengawasan dan evaluasi berjalan bagus maka hasilnya juga akan bagus.” pungkasnya. (Jud)
