Pandemi Pengaruhi Naiknya Harga Daging Sapi
MANADO, suluthebat.com – Di tengah pandemi covid-19 beberapa Harga barang kebutuhan pokok seperti daging sapi dan juga daging ayam hingga saat ini belum mengalami penurunan, apalagi menjelang lebaran idul adha hal ini sangat mempengaruhi pasokan deging di pasar.
Berdasarkan pantauan suluthebat.com, di pasar Bersih Hati Manado, Kamis (24/06). Jufri Supit pedagang daging sapi mengatakan bahwa ada perbedaan harga sapi setelah pandemi ini.
“Harga sapi saat ini yaitu Rp 120.000/ kg, memang ada perbedaan harga waktu sebelum pandemi kisaran harga yaitu 105.000/kg tetapi sekarang setelah pandemi sudah mencapai 120.000/kg.”. Ungkap Jufri.
Ia menyebutkan bahwa jika /hari paling banyak ia menjual 1 ekor daging sapi.
Hal ini beperngaruh juga pada sedikitnya ketersediaan daging sapi yang membuat pedagang mengalami kesulitan dalam memperoleh stok penjualan. Dan jefri berharap pemerintah agar dapat memantau dan menstabilkan harga daging sapi.
“Saya berharap pemerintah dapat memantau ketersediaan sapi dan juga dapat menstabilkan harga yang ada di setiap daerah seperti di minahasa atau minsel, agar kami pedagang dapat memperoleh harga yang sedikit murah dan bisa di jual dengan harga terjangkau,” harapnya.
Sementara itu untuk harga daging ayam di jual mencapai Rp 33.000/kg, hal ini masih berpengaruh pada penjualan ayam /harinya.
Suprianto pedagang ayam, mengatakan bahwa di tengah pandemi saat ini keadaan sudah sedikit membaik tetapi masih ada pengaruhnya pada omzet penjualan.
“Untuk penjualan /hari saya dapat menjual sampai dengan 90-100kg ayam, merasa rugi sih tidak tetapi omzet memang mengurang sejak pandemi ini,” Ujarnya
Suprianto berharap, Pandemi covid-19 segera berakhir dan stabil agar keadaan dapat kembali normal. (val)
