Juni 17, 2026

Ketika Joune Ganda Berbagi ‘Cinta Bola’ di Stadion Klabat

MANADO, suluthebat.com – Perhatian Joune Ganda selaku Ketua Umum Asprov PSSI Sulawesi Utara, tidak hanya dengan menggelar turnamen Soeratin Cup 2022 usia muda, kategori 13, 15 dan 17 tahun saja yang digelar di tiga zona, Bitung, Bolaang Mongondow dan Manadao. Tak segan-segan, Bupati Minahasa Utara ini membagi-bagikan bola, baik kepada penonton, pengurus di daerah maupun klub-klub sepakbola yang ada di daerah ini.

Seperti yang dilakukannya saat  partai final Soeratin Cup U-17 yang berlangsung di Stadion Klabat, Manado, Senin (28/2/2022) sore. Dalam suasana yang tengah diguyur hujan lebat, dia turun ke bench dan melemparkan bola ke arah tribun penonton.

Bola yang dilemparkannya itu langsung disambut dengan riang-gembira penonton yang memadati tribun utama Stadion Klabat, Manado. “Sangat senang dapat bola, karena saya sudh lama merindukan punya bola sendiri,” ujar seorang bocah yang mendapatkan bola berwarna hitam-merah.

Hadiah serupa diberikannya kepada pengurus PSSI di 15 kabupaten/kota se Sulawesi Utara, serta klub sepakbola di daerah ini. Untuk klub, secara simbolis diserahkan kepada  Rudy Prantjis, Manajer Bina Taruna FC, Minahasa Utara. Bola yang diberikan sebanyak lima buah untuk setiap klub.

“Asprov PSSI Sulut memang ingin mengembalikan kejayaan sepakbola Sulawesi Utara, antara lain dengan menggelar turnamen bagi anak-anak muda mulai dari usia 13, 15 hhingga 17 tahun. Mereka adalah bibit-bibit kita di masa mendatang,” ujarnya pada wartawan seusai pertandingan penutup Soeratin Cup U-17 antara Sulut FC dan Persminsel, Minahasa Selatan yang keluar sebagai juara.

Menurut dia, turnamen harus lebih sering dilaksanakan agar para pemain muda memiliki banyak pengalaman bertanding, dimulai dari tingkat desa hingga ke level yang lebih tinggi. “Di turnamen, skill yang mereka peroleh saat latihan, akan diuji di pertandingan, sehingga mereka makin matang,” tambahnya. Para pemenang Soeratin Cup 2022 semua katagori, selanjutnya akan bertanding di level nasiona menantang juara-juara dari daerah lain di Indonesia.(*)