Mei 31, 2026

Keripik Ubi Bete Bu Nini Butuh Sentuhan Modal dari Pemkab Minsel

Motoling, suluthebat.com- Nini Kaligis, asal Desa Motoling Dua, Kabupaten Minahasa Selatan, sudah dua tahun belakangan ini menekuni usaha keripik dengan bahan baku ubi bete.

Setiap hari Ibu Nini dibantu dua orang karyawan menggoreng keripik ubi bete sebanyak 20 pak besar.

Keripik ubi bete Ibu Nini memiliki dua varian rasa yaitu rasa balado dan original.

Selama dua tahun menekuni bisnis keripik ubi bete ini, Ibu Nini telah memasarkan camilannya ini mulai dari Minsel hingga Kota Manado.

Kepada Sulut Hebat.Com, Ibu Nini mengaku sedih karena usaha kecilnya tak mendapat perhatian modal usaha dari pemerintah,  khususnya Pemkab Minsel.

“Pemerintah harusnya lebih peka dalam memberikan bantuan kepada masyarakat, apalagi kepada kami para pelaku usaha agar lebih diperhatikan,” keluh Ibu Nini.

Ibu Nini mengaku heran karena bantuan modal dari Pemkab Minsel justru diberikan kepada orang yang tidak memiliki usaha.

“Pada kenyataanya orang yang tidak punya usaha justru itu yang lebih cepat dibantu pemerintah,” ucapnya.

Ibu Nini berharap Pemkab Minsel memberinya bantuan alat potong modern untuk memproduksi keripik ubi bete ini.

Menurutnya, jika alat potong modern itu ada maka ia akan merekrut banyak orang mejadi kayawannya dan produksi camilannya akan semakin banyak setiap hari.

Jika Pemkab Minsel membantunya Modal, kata Ibu Nini, bukan hanya dirinya saja yang meraup keuntungan, tetapi juga banyak masyarakat yang dipekerjakan sebagai karyawannya.

Selain itu, para petani ubi bete juga mendapat keuntungan karena mereka bisa menjual ubinya dalam jumlah banyak di tempat usahanya.(Vidi)