Juni 1, 2026

Kembangkan Literasi Berbasis Kearifan Lokal, Balai Bahasa Sulut Gelar Pelatihan Menulis Cerita Anak

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan budaya literasi di kalangan masyarakat, khususnya komunitas literasi.

Tomohon, suluthebat.com – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tomohon, mengadakan kegiatan Pembinaan Kegiatan Penggerak Literasi : Pelatihan Menulis Cerita Anak Bahasa Melayu-Manado. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Selasa (24/05/2022).

Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan budaya literasi di kalangan masyarakat, khususnya komunitas literasi. Hal itu disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Balai Bahasa Sulut, Yunita K.K Dien, S.S M.Pd.

“Balai Bahasa Provinsi Sulut sebagai UPT di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa memiliki tanggung jawab untuk membina komunitas-komunitas yang ada di Wilayah Sulut. Khususnya di Kota Tomohon,” ujar Dien yang juga sebagai panitia pada kegiatan ini.

Sementara ketua panitia pelaksana Irene D.C. Rindorindo, S.S., M.Hum., menjelaskan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas menulis para pegiat literasi dalam menghasilkan karya cerita anak.

“Pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas pegiat literasi yang ada khususnya di Kota Tomohon, agar bisa menulis cerita anak sesuai kaidah dan cara-cara yang dapat dituangkan dalam penulisan cerita anak,” ucap Irene.

Irene Rindorindo, Ketua Panitia.

Ia mengatakan untuk tahun 2022, Balai Bahasa Sulut mengadakan kegiatan ini, khusus di dua tempat. Yaitu sebelumnya telah diadakan di Kota Bitung, dan saat ini Kota Tomohon.

Irene juga menjelaskan bahwa penulisan cerita anak pada kegiatan ini menggunakan bahasa daerah atau bahasa melayu-manado. Hal ini Ia katakan, untuk mendukung program pemerintah dalam pengembangan literasi berbasis kearifan lokal.

“Nanti outpun-nya, kami akan memilih selebihnya 15 cerita anak untuk dijadikan buku, yang pastinya akan kita terbitkan,” pungkas Irene Rindorindo.

Dikesempatan itu, Walikota Tomohon diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tomohon, Dr Juliana D Karwur M.kes., MSi., mengapresiasi langkah Balai Bahasa Sulut dalam upaya mengembangkan kemampuan literasi dalam menulis cerita anak.

“Kami, Pemerintah Kota Tomohon memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada balai bahasa Sulut atas pelaksanaan kegiatan ini,” jelas Karwur, didampingi Kabid Kebudayaan Sonny Saruan.

Lebih lanjut, Karwur mengungkap apresiasinya terhadap Balai Bahasa Sulut atas dipilihnya Tomohon sebagai tuan rumah pelaksanaan pelatihan menulis cerita anak yang bakal berlangsung selama tiga hari itu.

“Tentunya, patut kami bangga, Kota Tomohon menjadi yang terpilih sebagai salah satu tuan rumah pelaksanaan kegiatan Provinsi ini. Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada Balai Bahasa Sulut,” tuturnya.

Karwur berharap, kiranya sinergitas atas pemerintah kota Tomohon bersama balai bahasa provinsi Sulawesi Utara tetap terjalin demi kelancaran dunia pendidikan di bidang Sastra.

“Kita sama-sama perluas wawasan masyarakat dalam berliterasi, agar budaya literasi ini tetap berlanjut hingga turun temurun,” tandas Karwur.

Panitia bersama salah satu komunitas literasi

Untuk diketahui, pelaksanaan kegiatan literasi penulisan cerita anak ini dilaksanakan selama tiga hari, yakni, Senin hingga Rabu, (23-25) Mei 2022.

Dari pantauan media ini, peserta pelatihan ini terdiri dari komunitas-komunitas literasi di Kota Tomohon dan sekitarnya, guru Sekolah Dasar (SD) dan guru PAUD. (Jud)