Caroll JA Senduk : Petugas Protokol Beri Pedoman Kegiatan Berjalan Tertib dan Lancar
Tomohon, SulutHebat.com –Pemerintah Kota Tomohon menggelar kegiatan Fasilitasi Keprotokolan Kota Tomohon yang berlangsung di Aula Lantai 3 mall Pelayanan Publik, Kamis (2/12/2021). Kegiatan ini diikuti oleh para lurah, sekretaris kelurahan dan sttaf kelurahan se- Kota Tomohon.
Walikota Tomohon, Caroll J A Senduk SH, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III menjelaskan sesuai dengan Undang-Undang nomor 9 tahun 2010 tentang keprotokolan, petugas protokol memiliki tujuan memberikan pedoman penyelenggaraan suatu acara agar berjalan tertib, rapih, lancar, dan teratur sesuai dengan ketentuan dan kebiasaan yang berlaku, baik secara nasional maupun internasional.
Caroll mengatakan untuk menjadi petugas protokol, diharuskan memiliki pengetahuan dan pemahaman dasar mengenai konsep pelayanan dan mampu memberikannya sesuai dengan pedoman dan kebiasaan organisasi.
“Protokol ini penting karena merupakan implementasi bagi pejabat publik dan asn dalam pelaksanaan tugas kedinasan dan bermasyarakat,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, petugas protokol harus memiliki sifat dan sikap percaya diri dan dapat mengontrol emosi, memiliki bahasa tubuh yang baik, dan membuat impresi atau kesan pertama yang baik.
Menurut Caroll, setiap negara dan daerah menghormati kedudukan para pejabat negara, pejabat pemerintah, perwakilan negara asing atau organisasi internasional, serta tokoh masyarakat tertentu dengan suatu pengaturan protokol.
Dalam pengaturan keprotokolan, kata Caroll, maka diperlukan efektifitas pengaturan kegiatan pimpinan dalam acara resmi dan membutuhkan koordinasi dan sinergitas dalam pengaturan keprotokolan pejabat pemerintah yang optimal.
Selanjutnya dalam kebijakan pengembangan sumber daya manusia keprotokolan Kota Tmohon dilakukan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia. seperti melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pembekalan menyangkut keprotokolan baik yang dilaksanakan kementerian dalam negeri, pemerintah provinsi maupun protokol dan komunikasi pimpinan daerah.
Ia menambahkan perlunya penguasan dan pelatihan yang sifatnya operasional dan internal untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia protokol.
Untuk meningkatkan pelayanan prima, kata Caroll, maka petugas protokol harus terus dibekali dengan pedoman teknis agar pelayanan keprotokolan diharapkan semakin profesional, proporsional dan optimal.
Oleh karena itu, lanjtnya, para petugas protokol harus selalu berkoordinasi dan membangun sinergitas dengan pihak-pihak terkait dengan tujuan agar semua acara dapat berjalan dengan lancar, rapi, aman dan tertib.
“Begitu juga dalam pengawasan dan evaluasi kegiatan keprotokolan maka diperlukan peningkatan kinerja dan profesionalisme petugas keprotokolan. secara berjenjang dilakukan pengawasan struktural dan fungsional sesuai hirarki,” ujarnya.
Menurut Carol, evaluasi dan pengawasan ini dilakukan secara terus menerus setelah menghadiri dan melaksanakan berbagai acara resmi.
Ketika ada kesalahan dan kelalaian,lanjutnya, maka sangsi yang diberikan tentu sesuai ketentuan yang berlaku.
Caroll menambahkan dalam pengaturan mengenai tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan telah diatur dalam undang-undang no 9 tahun 2010 tentang Keprotokolan dan peraturan perundang-undangan lainnya.
Protokol sebagai penanggung jawab acara karena tugas pokok protokol dalam penyelenggaraannya, lanjutnya, adalah memberikan informasi yang tepat kepada pimpinan dan mengatur kelancaran suatu kegiatan pimpinan termasuk di dalamnya seorang pembawa acara (MC) yang memegang peranan penting terhadap jalannya suatu acara.
“Saya sangat berharap kegiatan yang sangat baik ini dapat menambah wawasan dan memberi keterampilan serta pengetahuan kepada seluruh peserta dalam pelaksanaan dan penyelenggaraan tugas yang berkaitan dengan keprotokolan,” ujarnya.
Sehingga kedepannya, kata Caroll, seluruh perangkat daerah di lingkup pemerintah kota Tomohon dapat memahami dengan baik dan mengerti apa saja yang menjadi konsep dasar keprotokolan dalam tugas dan tanggung jawab petugas protokol di lingkup pemerintah Kota Tomohon.
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Christo Kalumata, SSTP, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintah Kota Tomohon tentang keprotokolan sehingga dapat memberi bekal keterampilan dan meningkatkan kualitas tugas protokol dalam berbagai acara kegiatan pemerintahan.
Christo menambahkan kegiatan ini juga untuk menambah wawasan tentang keprotokolan, untuk meningkatkan keterampilan aparatur Pemkot Tomohon dalam penyelenggaraan kegiatan yang akan berjalan secara tertib, rapi, lancar dan teratur dalam rangka peningkatan pelayanan dan mencapai citra dan nama baik Pemerintah Kota Tomohon, serta untuk terciptanya hubungan baik antara instansi pemerintah dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. (kris)
