Juni 17, 2026

Tim Kemanusiaan Kota Tomohon untuk Sitaro Kembali ke Posko Provinsi, Walikota Sampaikan ini

Tomohon, suluthebat.id – Tim Kemanusiaan Kota Tomohon yang diutus Pemerintah Kota Tomohon melalui instruksi Walikota untuk membantu warga Sitaro pasca erupsi gunung Ruang, Kamis (2/05/2024) selesai bertugas.

Meski begitu, Tim Kemanusiaan Kota Tomohon disiagakan di posko tanggap darurat Provinsi Sulu.

Kata Walikota Tomohon Caroll Senduk, mereka akan melanjutkan misinya pada 2 minggu depan sesuai penjadwalan dari Posko Tanggap Darurat Provinsi Sulut.

Tugas utama mereka adalah membantu menyalurkan logistik bantuan bagi para pengungsi yang tersebar di Tagulandang sampai Siau.

Informasi terakhir sebagian besar pengungsi sudah di pindahkan dari Tagulandang ke Siau kemarin, 1 Mei 2024 menggunakan Kapal.

Personil Tim Kemanusiaan Kota Tomohon disertai dengan 1 armada truck serba guna untuk logistik pengungsi, di berangkatkan pada 30 April 2024. Kemudian melakukan suplai di posko-posko pengungsi Tagulandang dan Siau.

Personil Tim Kemanusiaan Kota Tomohon dari BPBD ada 4 orang + 1 armada dan dari Dinsos ada 5 orang anggota Tagana.

Untuk Tim Suplai Logistik akan kembali di Posko Provinsi, sementara Tim Tagana masih akan bertugas di sana.

Kata Walikota, mereka bergabung dengan Posko BNPB dan Kemensos yang melakukan penanganan darurat bencana bersama Pemerintah Provinsi, TNI, Polri dan Relawan lainnya juga Pemkab Sitaro dan beberapa Kabupaten Kota lainnya.

“Penanganan kejadian bencana tidak bisa di tangani sendiri-sendiri, ini perlu kolaborasi semua elemen, karena semua ini demi dan untuk kemanusiaan bagi saudara-saudara kita di Tagulandang Siau,” kata Walikota.

Sembari, Walikota berharap kepada Tim Kemanusiaan Kota Tomohon Utk Sitaro (TKS-TMH 2024) agar dapat melaksanakan tugas dengan baik, jaga kesehatan dan lakukan semua dgn ketulusan tentu selalu minta kekuatan dari Tuhan agar kita semua dilindungi oleh KasihNya.

Sementara itu Kalaksa BPBD H.Y.Supit mengatakan Tim Kemanusiaan BPBD sudah kembali ke Posko Provinsi.

“Mereka mengikuti jadwal keberangkatan Kapal dan sesuai laporan semua dalam keadaan sehat,” kata Supit.