Mei 31, 2026

Menikmati  Suasana  Tenang di Pantai  Gia Pulau Lembeh

0

BITUNG, suluthebat.com – Kota Bitung, ternyata menyimpan banyak potensi wisata menarik.  Tidak saja wisata bawah laut,  Kota Cakalang yang juga kota industri yang memiliki pelabuhan terbaik di Kawasan Timur Indonesia, itu juga punya kawasan pantai yang sangat menarik. Salah satunya di Kelurahan Motto, di Pulau Lembeh.

Di salah satu sisi pulau itu, membentang pantai berpanorama tak kalah indah dengan beberapa pantai terkenal di Sulawesi Utara. Pantai tersebut bernama Pantai Gia Motto yang bisa menjadi alternatif bagi mereka yang menginginkan ketenangan sambil menikmati  laut lepas.

Hamparan pasir di bawah pepohonan kelapa ditemani desiran angin yang sepoi-sepoi, menjadi kenikmatan tersendiri untuk yang ingin menikmati keteduhan. Ada banyak  gazebo yang disiapkan agar suasana tersebut dapat dinikmati bersama keluarga ataupun teman.

Pengunjung yang menginginkan ketenangan, Pantai Gia sangat  pas karena suasana di sini relatif sepi.  Memandangi laut dengan panorama batu granit di tengah hamparan air menjadi daya tarik dari pantai ini.

Pantai di Kelurahan Motto  relatif lebih sejuk dibanding pantai-pantai lain di pulau Lembeh bagian utara. Pasir  hitam dan lembut, dapat dinikmati  pengunjung sambil  jalan-jalan santai.

Pohon kelapa, ketapang dan woka  yang banyak tumbuh di sekitar pantai menjadi salah satu ciri khas Pantai  Gia. Menurut Markus Lahete, warga Kelurahan Motto, Gia adalah bahasa lokal untuk tumbuhan woka itu yang kemudian menjadi  trade mark dan populer di Bitung menjadi sebutan bagi kawasan wisata ini.

Buat mereka yang hobi travelling, tak sulit menuju tempat ini. Kelurahan Motto di Kecamatan  Lembeh Utara, dilayani t kapal penyebrangan penumpang.  Tak hanya orang, traveller pun bisa membawa  kendaraan roda dua maupun mobil miliknya di kapal penyeberangan untuk muatan kendaraan dengan harga bervariasi. Semua ditempuh, hanya dari pelabuhan Bitung.

Dari pelabuhan Bitung, perjalanan menuju ke pulau Lembeh ditempuh selama kurang lebih 15 menit. Bagi yang tak membawa kendaraan, ke Pantai Gia dapat memanfaatkan jasa taxi bertarif  25 ribu sampai 30 ribu  per orang, karena jaraknya sekitar satu jam perjalanan.

Masyarakat di Keluran Motto sebagian besar bertani atau nelayan yang sangat ramah. Uniknya, nelayan di sini lebih suka mencari cumi yang oleh masyarakat daerah dikenal dengan nama suntung untuk dikonsumsi sendiri ataupun dijual . ( Vidi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *