Agustus 12, 2026

AIRMADIDI, suluthebat.com-Dukungan warga Minahasa Utara (Minut) terhadap pasangan Joune Ganda (JG) – Kevin William Lotulung (KWL) guna memimpin Minut kedepan bermunculan. Kali ini mereka bergotong royong memasang baliho berukuran sedang dan besar bergambar JG-KWL di beberapa ruas jalan di Airmadidi.

Sebut Johny Pairin Pendukung JG-KWL yang berdomisili di Airmadidi Atas Minut ini, mengatakan, kami bersama keluarga dan teman-teman spontanitas memasang baliho di depan rumah guna mendukung pasangan JG-KWL yang diusung PDIP untuk bisa memimpin Minut kedepan.” Sudah saatnya warga untuk cerdas dalam memilih bupati atau pemimpin Minut kedepan, karena selama ini, tidak ada perubahan yang signifikan di tanah Tonsea ini,” ungkapnya. (18/07/2020)

Pairin menuturkan, sudah saatnya Minut melakukan perubahan demi kemakmuran dan kesejahteraan warganya.” Jadi jika ingin Minut ada perubahan yaa jelas pilih pasangan JG-KWL,” katanya.

Senada juga diungkapkan, Max Awondatu sebagai pendukung JG-KWL yang berdomisili di Airmadidi, Ia menilai pembangunan di Minut belum berjalan dengan baik, masih banyak yang perlu ditingkatkan demi kesejahteraan rakyatnya. Dengan demikian, ia memiliki keinginan dan harapan, apabila pasangan JG|-KWL terpilih sebagai kepala daerah yang baru di Minut, nantinya mampu memperbaiki dan membangun Minut, khususnya di bidang infrastruktur vital yang dibutuhkan masyarakat.

“Di bidang infrastruktur, utamanya jalan desa masih banyak yang kurang mendapat perhatian. Kesenian perlu mendapat perhatian dan pembinaan khusus. Budaya Minut yang terkenal ramah dan santun sudah tidak terasa lagi. Dunia pertanian tidak bergairah lagi, dan perlu mendapat support yang serius dari pemerintah,” tegasnya.

Kata dia, dulu wilayah Minut dikenal sebagai sentra perikanan air tawar, namun kini semakin tidak terdengar lagi gaungnya. Sehingga dirinya meminta agar ketersediaan air dan saluran irigasi di Minut ditata kembali. Di samping itu, keluhan peternak ikan dan kendala-kendala yang dihadapi agar ditindaklanjuti dengan segera, demi keberlangsungan peternak ikan maupun petani dan meningkatkan derajat kehidupan masyarakat, khususnya para peternak ikan dan petani.

“Sumber air yang melimpah agar dimaksimalkan untuk keperluan di Minut. Karena saat ini justru potensi dan sumber daya alam yang melimpah tidak mempunyai industri pengolahan hasil Perikanan dan pertanian. Sehingga hasil panen raya atau produksi cenderung murah. Inilah yang membuat peternak ikan dan petani kurang bergairah. Ini perlu perhatian khusus,” tutupnya. (aji)