April 29, 2026

KOTAMOBAGU, suluthebat.com-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama istri tercinta Ketua TP PKK Sulut Ibu Rita Tamuntuan melakukan kunjungan kerja ke Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow, Senin (20/7/2020).

Di Kotamobagu, Gubernur Olly dan Ibu Rita mencanangkan gerakan mari jo bakobong, melakukan panen bawang dan mensosialisasikan Pergub Sulut No. 44 tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman (AKB M2PA) Covid-19.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly mengapresiasi hasil panen bawang di Kotamobagu yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

“Tadi kita panen bawang itu sangat baik sekali, rata-rata jo 10 ton per hektar, 10 ton kalo depe harga Rp. 50 ribu 1 hektar Rp. 500 juta, biaya tanam, biaya bibit dan segala macam paling kurang Rp. 150 juta jadi masih bisa dapat Rp. 350 juta per hektar dalam waktu 60 hari. Dalam waktu 60 hari atau 2 bulan kalo 1 hektar itu ada 10 orang tinggal dorang berbage berapa dorang pe penghasilan 1 bulan,” kata Olly.

Menurut Olly, ketersediaan komoditi bawang dan tanaman pangan lainnya mampu menekan inflasi sekaligus menjaga pertumbuhan ekonomi Sulut di tengah pandemi Covid-19.

“Ini sangat mendorong karena bawang di Sulut masih banyak juga bawang kadang-kadang kalo inflasi nae torang kirim kamari bawang dari Brebes kirim kamari, jadi kebutuhan bawang di Sulut dengan apa yang kita tanam sekarang masih bisa beking dabu-dabu, karena kebutuhan bawang di Sulut sangat baik, sangat banyak karena juga permintaan dari luar Sulut sangat tinggi, misalnya dari Maluku Utara, dari Papua,” tandas Olly.

“Nah ini yang berdampak inflasi Sulut yang sangat juga mengkhawatirkan kita karena kadang-kadang kalo di luar Sulut harganya Rp. 120 ribu dorang so nda jual di pasar Rp. 55 ribu langsung dorang pi bawa sehingga pasar kita kosong, inflasi di Sulut naik, nah ini yang harus kita jaga kita kerjasama semua di Provinsi Sulut sehingga pertumbuhan ekonomi kita baik, kita bersyukur karena semester 1 pertumbuhan ekonomi kita sangat baik 4,2 persen kemarin saya laporkan ke Pak Presiden, Presiden juga bingung karena pertumbuhan ekonomi masih 4,2 daerah laeng sudah minus,” lanjutnya.

Disamping itu, Olly juga mensosialisasikan Pergub Sulut No 44 tahun 2020 tentang Pedoman AKB M2PA Covid-19 sekaligus meminta warga disiplin mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

“Pemprov Sulut sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur kemarin atas Adaptasi kehidupan baru menuju masyarakat yang produktif artinya kita harus menerima situasi kondisi saat ini yang lagi Covid-19, virus tetap ada tapi kehidupan kita masyarakat yang produktif tidak boleh mati karena virus, tapi kita harus sadar bahwa dalam kehidupan kita bagaimana kita mengantisipasi agar supaya virus ini tidak datang kepada kita, dalam pergub itu sudah mengatur bagaimana kita laksanakan kehidupan baru ini karena kalo kita tidak lakukan produktivitas kita, ada virus baru mo muncul virus lapar, kalo so nyanda bekerja samua so nyanda ada penghasilan, apa depe hasil, lapar,” ungkap Olly.

Olly juga menerangkan bahwa dengan berkurangnya kasus positif Covid-19 di Kotamobagu dapat mendorong Pemkot Kotamobagu lebih produktif namun tetap melaksanakan aturan yang ada.

“Puji Tuhan karena di Kota Kotamobagu yang terkena positif sudah menurun drastis mulai sembuh sehingga saya kira Ibu Walikota sudah bisa melaksanakan tugas-tugas yang baru. Kemarin koordinasi dengan Pak Presiden, Pak Presiden akan mengeluarkan Inpres jadi ada Instruksi Presiden dimana daerah yang akan melakukan kegiatan New Normal adaptasi kehidupan baru dalam Inpres itu akan memberikan sanksi kepada masyarakat yang tidak tertib jadi masyarakat juga harus tertib,” beber Olly.

“Jadi pemerintah meminta masyarakat juga harus melaksanakan bagaimana hidup berdampingan dengan Covid-19 ini nanti setelah Inpres turun kita tindaklanjuti dengan Instruksi Gubernur juga menindaklanjuti untuk seluruh kabupaten dan kota nanti kabupaten dan kota akan memberikan surat juga sesuai dengan kondisi yang ada di kabupaten dan kota di Sulut,” tutupnya. (aji).