Juli 27, 2026

Wagub: Momen International Fishing Competition Mempertegas Upaya Kedepan Untuk Meningkatkan Pariwisataan di Likupang

Manado, suluthebat.com – Meski sempat diperhadapkan dengan pandemi Covid-19 dalam dua tahun berjalan, Indonesia mampu beradaptasi dan hidup berdampingan dengan covid-19 termasuk dalam sektor pariwisata dengan semangat memulihkan pariwisata nasional, sejumlah langkah telah dilakukan dengan menetapkan lima destinasi prioritas.

Salah satu yang menjadi destinasi prioritas tersebut adalah Likupang, yang berada di pesisir Sulawesi Utara terletak di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Likupang juga dikenal dengan kaya akan potensi pariwisata, mulai dari Desa Wisata, Wisata Alam dan Wisata Bahari.

Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven O.E Kandouw mengatakan, Pariwisata di Likupang tidak terlepas dari dukungan pemerintah pusat yang menetapkan Likupang sebagai salah satu daerah pariwisata super prioritas dari begitu banyak daerah yang berada di indonesia.

Hal itu dikatakan Wagub Steven Kandouw dan memperkenalkan keindahan alam yang berada di Likupang saat menghadiri acara Launching Piala Presiden North Sulawesi International Fishing Competition, dengan tema Indahnya Memancing di Surga Tersembunyi Likupang Sulawesi Utara, yang di siarkan langsung oleh kompas.com pada Jumat, (15/07/2022).

“Jika mengunjungi tempat pariwisata di Likupang akan diperhadapkan dengan keindahan alamnya yang luar biasa, selain lautnya yang memiliki flora dan fauna yang tidak ditemukan di tempat lain, masyarakatnya juga ramah terhadap wisatawan,” ujar Kandouw.

Lebih lanjut Kandouw mengatakan, momen International Fishing Competition ini akan semakin mempertegas bahwa ke depan ikhtiar dan upaya untuk menjaga kegiatan kepariwisataan yang berada di likupang bisa kita tingkatkan lebih baik lagi.

Dalam membangun dan mengembangkan pariwisatanya, pemerintah juga melibatkan masyarakat, misalnya ketersediaan homestay dimana pemerintah membantu merenovasi rumah-rumah masyarakat desa agar lebih layak dihuni dan kebersihannya terjaga.

“Jadi, kami juga membantu masyarakat dalam memberi nilai tambah dalam penghasilan mereka dengan memberikan pelatihan supaya mereka mempunyai keahlian kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan dari kelapa, hingga saat ini semua berjalan dengan baik,” pungkasnya. (Pro)