Survei Litbang Kompas : Elektabilitas PDIP 22,9 Persen, PAN dan PPP Tak Lolos ke Senayan

Jakarta, suluthebat.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih elektabilitas tertinggi dalam survei Litbang Harian Kompas yang dirilis Selasa (21/2/2023) hari ini.
Dalam survei yang dilakukan pada tanggal 25 Januari hingga 4 Februari 2023 itu, elektabilitas PDI-P berada di angka 22,9 persen, naik 1,8 persen dibandingkan dengan survei pada Oktober 2022.
Sementara itu, PAN dan PPP memiliki tingkat keterpilihan di bawah ambang batas parlemen atau parlemtary threshold 4 persen.
Dalam survei ini, elektabilitas PAN hanya berada di angka 2,3 persen dan PPP berada di angka 1,6 persen.
Jika Pemilu digelar pada saat survei dilakukan maka dipastikan PAN dan PPP tak memiliki wakil di Senayan/DPR RI.
Di urutan kedua setelah PDI-P, diraih Partai Gerindra dengan raihan elektabilitas 14,3 persen.
Dibandingkan survei Oktober 2022, elektabilitas Gerindra kali ini turun 1,9 persen.
Di urutan ketiga, diraih Partai Golkar dengan elektabilitas 9 persen, naik 1,9 persen dibandingkan survei sebelumnya yaitu 7,9 persen.
Peringkat keempat diduduki Partai Demokrat yang memperoleh 8,7 persen. Jumlah itu turun 5,3 persen dari 14 persen pada survey Oktober 2022.
Partai Nasdem mengalami kenaikan elektabilitas cukup signifikan yakni berada di angka 7,3 persen, meningkat 3 persen dibandingkan survei Oktober 2022 yang berada di angka 4,3 persen.
Sedangkan elektabilitas parpol di peringkat ke enam hingga sepuluh yaitu (6) PKB: 6,1 persen (7) PKS: 4,8 persen (8) Perindo: 4,1 persen (9) PPP : 2,3 persen (1) PAN : 1,6 persen
Dalam survei ini, Litbang Harian Kompas melibatkan 1.202 responden dari 38 provinsi di Tanah Air.
Sampel dipilih secara acak dengan metode sistematis bertingkat dan survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.
Menggunakan metode tersebut, jajak pendapat memiliki tingkat kepercayaan 95 persen serta margin of error kurang lebih 2,83 persen. (*)
