Manado Incar Paritrana Award 2021
MANADO, suluthebat.com – Setelah masuk dalam satu dari sembilan nominator Paritrana Award Tahun 2021 yang merupakan penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tahunan tiga lembaga, Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK); Pemerintah Kota (Pemkkot) Manado sudah mengantiasinya dengan menerbitkan Peraturan Walikota (Perwalkot) tentang Perlindungan Pekerja Rentan dan program Tumo Tou.
Sebagai perwakilan untuk kategori Pemerintah Kota, berkaitan dengan itu, Kamis (17/2/2022) Walikota Andrei Angouw diuji oleh tim penilai melalui video conference.Tanya-jawab tentang materi tersebut berlangsung di ruang kerja walikota, dan semua pertanyaan berhasil dijawab dengan sangat rinci.
Dalam paparannya, Walikota Andrei Angouw menegaskan Pemkot Manado sangat mendukung program pemerintah dalam hal perlindungan kepada masyarakat, khususnya para pekerja rentan. Karena itu, sudah diterbitkan aturan agar pekerja mendapat perlindungan yang maksimal. Oleh karena itu, Andrei Angouw optimis Kota Manado bisa meraih penghargaan tertinggi Paritrna Award Tahun 2021 tersebut. “Setidaknya kita ada di tiga besar,” ujarnya yakin.
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Manado, Mintje Watu, mengatakan dalam penilaian Paritrana Award Tahun 2021 kali ini, Manado termasuk nominasi bersama delapan kabupaten/kota lainnya. “Itu (semua) berkat berbagai program inisiatif yang telah dilaksanakan Pemkot Manado pada tahun 2021. Kami berharap Manado bisa meraih yang terbaik,” katanya.
Seperti yang diketahui Paritrana Award merupakan ajang apresiasi kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha yang memiliki komitmen serta dukungan terhadap pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada tahun 2020, Paritrana Award telah memasuki tahun keempat dan diikuti oleh 34 provinsi, 124 Kabupaten/Kota, 143 Badan Usaha Skala Besar, 157 Badan Usaha Skala Menengah dan 34 UKM yang mewakili tiap provinsi.
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BPJAMSOSTEK siap untuk berkolaborasi dengan seluruh stakeholder, baik di level pusat hingga daerah untuk mewujudkan perlindunagn paripurna dan kesejahteraan pekerja dan keluarga.
“Semoga prestasi yang diperoleh dapat meningkatkan semangat pada pemenang untuk terus menggelorakan jaminan sosial ketenagakerjaan di daerahnya. Secara umum, Paritrana Award ini diharapkan dapat memotivasi pemda dan pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam memberikan perlindungan bagi pekerja Indonesia,” pungkas Anggoro.(*)
