Kepercayaan Pemda ke BSG Terus Mengalir
MANADO, suluthebat.com – Bagai gadis cantik, pesona Bank SulutGo (BSG) terus menjadi incaran banyak pihak. Tak hanya masyarakat umum dan dunia pendidikan yang menjadikan bank ini sebgai solusi, banyak pemerintah daerah yang kemudian menjadikan Torang pe Bank sebagai partner dalam pengelolaan keuangannya.
Trust memang menjadi salah satu prinsip utma dunia perbankan. Direktur Utama BSG, Revino M. Pepah, mengatakan kepercayaan pemerintah daerah di Sulawesi Utara (Sulut) maupun Provinsi Gorontalo ke bank ini terus mengalir. Mereka mempercayakan pengelolaan keuangan daerahnya kepada BSG
Menyusul Langkah yang diambil beberapa pemda, Selasa, 15 Juni 2021 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mengikat perjanjian dengan BSG dalam hal Pemanfaatan Aplikasi Kas Daerah Secara Online System yang terintegrasi dengan Aplikasi SIMDA Keuangan dalam rangka peningkatan Pelayanan Pengelolaan Keuangan Pemerintah Kota Manado.
Disaksikan pejabat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulut, Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut ditandatangani langsung Direktur Utama BSG Revino M. Pepah, bersama Walikota Manado Andrei Angouw dan Kepala Perwakilan BPKP Prov. Sulut, Setyan Nugraha. Penandatanangan ini juga turut disaksikan seluruh Direktur Bank SulutGo, Sekretaris Kota Manado, Mickler C. S. Lakat, dan Risy Tumiwa, Pemimpin Cabang Calaca.
Sehari sebelumnya, PKS serupa juga dilakukan pemerintah Kabupaten Gorontalo. Kali ini, PKS ditandatangani Direktur Kepatuhan, Machmud Turuis, dan Bupati Gorontalo, Prof. DR. Ir. H. Nelson Pomalingo MPd dan Perwakilan Kepala BPKP Prov Gorontalo, Agung Ragil Pujono selaku koordinator pengawasan bidang akuntabilitas pemerintah daerah. Penandatanangan ini juga turut disaksikan Direktur Kepatuhan BSG, Pius Batara, Direktur Operasional, Louisa Parengkuan, Sekretaris Daerah Pemkab Gorontalo, Ir. Hadijah Tayeb MM, dan Kepala Badan Keuangan Daerah Kab. Gorontalo, Roswati Lasim Pala, SH, MH.
Direktur Pemasaran BSG Machmud Turuis, mengaku bersyukur dan merasa terhormat karena kembali dipercaya Pemkab Gorontalo untuk mengelola dana serta pengembangan aplikasi keuangan daerahnya. Turuis memastikan, sebagai bank daerah, BSG mendukung upaya peningkatan manajemen Kabupaten Gorontalo menuju penyempurnaan penyelenggaraan pemerintah yang bersih.
“BSG sangat mengapresiasi kerja keras dan usaha dari Pemkab Gorontalo serta BPKP,” ungkapnya. Sistem layanan Kasda Online memberikan dampak positif terhadap penyelenggaraan administrasi keuangan pemerintah daerah dan pelayanan kepada publik atau masyarakat, dan hal ini dapat dirasakan oleh pemerintah daerah, di antaranya, mengurangi risiko pengembalian berkas surat perintah pencairan dana (sp2d) yang dikarenakan adanya kesalahan nomor rekening atau nama bank tujuan.
Nah, pemerintah daerah dapat memantau kondisi keuangan kas daerah terkini melalui rekening koran setiap waktu, meningkatkan kontrol terhadap pengeluaran rekening kas daerah di bank oleh bendahara umum daerrah (BUD) atau kuasa BUD, sert memudahkan kas daerah dalam melakukan integrasi dengan aplikasi pengelolaan keuangan eksternal yang sudah digunakan di pemerintah daerah. Demikian pula, mempermudah pembuatan laporan keuangan pencairan sp2d ke bank, dan mendekatkan pelayanan dan mempermudah administrasi bank dan kas daerah dalam proses pencairan sp2d.
Karena itu, aplikasi kas daerah secara online sistem yang terintegrasi dengan SIMDA keuangan, dapat memperlancar pelaksanaan transaksi pencairan sp2d, mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari rekening kas umum daerah (RKUD) ke rekening tujuan (rekening perangkat daerah, pihak ketiga maupun masyarakat) dengan konsep real-time online, sehingga pelayanan semakin meningkat. Begitu pula dengan kualitas kinerja pengelolaan keuangan daerah, akan makin meningkat.
Pada akhirnya model ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi upaya pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, bersih dan efisien.
“Sebagai bukti komitmen dari perjanjian kerjasama ini, kami pun berjanji akan selalu menjaga kepercayaan ini dengan memberikan pelayanan dan perhatian secara maksimal sehingga kepercayaan dan kerjasama ini dapat terus berlangsung,”katanya. Prinsip efisien, efektif, transparan, akuntabel, dan auditable akan jadi pegangan.
Sementara, Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud juga melakukan hal serupa sekaligus mengadakan Perjanjian pengelolaan dana BOS, 3-4 Mei 2021 lalu. PKS dana BOS antara Pemerintah Daerah kabupaten Talaud dengan Bank SulutGo itu ditandantangani Bupati dan Direktur Operasional BSG, Louisa Parengkuan. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), setelah kerja sama pengelolaan keuangan Rekening Umum Kas Daerah (RKUD); mempercayakan pengelolaan transaksi keuangan Dana BOS SD dan SMP ke BSG.
Direktur Utama BSG, Revino M Pepah dan Bupati Bolsel, Iskandar Kamaru menyaksikan penandatanganan PKS itu yang dilakukan Kepala Cabang BSG Molibagu, Yunik Paputungan, dan Kepala Dinas Pendidikan Bolsel, Rante Hattani, Jumat, 9 April 2021 sore. Revino Pepah mengatakan, pihaknya berterima kasih atas kepercayaan Pemkab Bolsel. “Kami komit memberikan pelayanan terbaik ke Pemkab Bolsel,” ujar Pepah. Menurutnya, pengelolaan Dana BOS akan semakin mudah dengan layanan Kasda Online BSG. Transaksi dana BOS tidak lagi tunai tapi online.
“Transaksi online lebih mudah, praktis dan cepat. Tidak harus ke bank,” ujarnya. Dia mengatakan, penggunaan Kasda Online membantu mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. “Di sisi lain, kita mendorong pemda menggunakan Kasda Online untuk mewujudkan Gerakan Nasional Non Tunai,” katanya. Pepah juga memaparkan, BSG punya aneka produk yang berbasis digital, yakni BSGdebit, BSGdirect dan mobile banking BSGtouch.***
