April 21, 2026

Kebersamaan Penggiat Alam Sulawesi Utara lagi-lagi mendobrak kreativitas dengan menggelar upacara memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke – 77. Rabu, (17/08/2022).

Kegiatan Dengan Tema Jangan Lupakan Sejarah Pahlawan Kita, Merdeka Dalam Kebersamaan dan Hijaukan Bumi
Manusia. Kegiatan ini digelar sebagai salah satu upaya dalam menjaga kebersamaan sesama penggiat alam.

Dari data yang ada, kurang lebih 2.500 orang dari kabupaten/kota se-Sulut, baik yang memiliki wadah organisasi pecinta alam maupun freelance hadir dan mengikuti upacara hut republik indonesia di basecamp gunung soputan,

Upacara dilaksanakan pada jam 09.00 wita. Peserta upacara berbaris di tempat yang telah disediakan, sementara peserta lainnya berdiri di sekitar tenda yang terdapat di lokasi upacara.
Petugas upacara yang terdiri dari sejumlah komunitas pecinta alam yang menjadi panitia pelaksana melakukan tugas mereka dengan baik.

Sebelumnya kebersamaan pegiat alam ini telah membentangkan bendera raksasa berukuran 60×20 meter.
Ibrahim Kadir (Tokz) selaku Tim Kerja pelaksana upacara sangat bergembira dan puas dengan antusias peserta upacara.
“Upacara yang digelar ini merupakan hasil kerja Kebersamaan Pegiat Alam Se-Sulut, dimana momentum HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini memberi kesempatan kepada seluruh pecinta alam Sulut menjalin silaturahmi sekaligus menghayati nilai kemerdekaan, terutama saat pandemi Covid-19 mulai menurun,” Pungkas Tokz

Sementara itu Nober Lolowang atau “Opa No” Mengatakan bahwa dirinya berharap, dengan dilaksanakannya upacara ini, seluruh pecinta Sulut dapat bersatu bahu membahu melaksanakan tujuan bersama ikut menjaga dan melestarikan alam ciptaan Tuhan.
“Jangan cuma tau mengaku penggiat alam kalo torang nda bisa merdeka dalam pelestarian Alam, mari kita satu oadu bahu membahu guna terselamatkannya alam kita, ” Ujar Opa No.

Acara upacara Peringatan HUT Proklamasi ke-77 ini sukses terselenggara atas hasil kerjasama sejumlah komunitas pegiat alam yang terdiri dari.
Kelompok Pecinta Alam Langowan (Kapalang),
Kelompok Pencinta Alam Bebas Garuda, KPA Hijau Bebas, KPA Imanga, KEPAL Keluarga Pecinta Alam, KPA Slanker Salak, Pecinta Alam Rajawali Tomohon, KPA Rimbowka, Manguni Adventure, KPA Mentari, KPA Awan Panas, KPAB Tunas Baru Manado, Generasi Petualang Gelang Rimba, Pecinta Alam dan Satwa Wanasylva, KPAB Grandfunk, KPAB Pantera Leo Adventure, Lovers Mountain Club LMC, Aliansi Pecinta Alam Se-Sulut, KPA Maesa Lolombulan Minsel, Petualang Alam Bebas Jejak Melangkah PAB-JMK, KPAB Impesa Tomohon, Forum Pegiat Alam Watuliney Molompar Mitra, Adventure Lolombulan Poopo Minsel, Naluri Pegiat Alam Sejati Minut, Kelompok Pecinta dan Pelestari Alam Edelweis, KPAB Vulcanic Manado, Satwa Simpatisan Alam Desa Wanga, KPAB Elang Tompaso Minahasa, KPA Tunas Kelapa, Green Explorer, KPAB Volcano, Geplak Manado, Komunitas Generasi Pecinta Alam Ratatotok Mitra, Pegiat Pecinta Alam Sulut, Pecinta Alam Pina’etakan.
(Eks)