Jalan Rusak Masih Jadi “Hantu” Warga Minahasa Tenggara, Boy Tumiwa : Hampir Setiap Tahun Kami Anggarkan.
Manado, suluthebat.com – Jalan rusak dan berlubang masih menghantui masyarakat Minahasa Tenggara. Pasalnya, di beberapa titik ruas jalan Amurang-Ratahan masih banyak jalan yang rusak parah dan berlubang.
Seperti yang terpantau awak media suluthebat.com, beberapa titik jalan rusak dan berlubang tersebut berada di ruas jalan penghubung desa tosuraya dan desa rasi, jalan penghubung desa mundung dan desa kuyanga, jalan penghubung desa silian dan desa lobu, dan jalan didepan SPBU Tombatu.
Bahkan menurut salah seorang warga desa Silian mengatakan, kurang lebih sudah 10 Tahun jalan didepan rumahnya yang merupakan jalan utama ratahan-amurang, rusak parah.
“Mungkin kurang lebih 10 taon stow so ada. Cuma tu ada acara tu hari, pertemuan kaum bapa stow kalo nda salah, kong bupati suruh timbun deng paser. Mar kalo ba ujang ya, ba anyor ulang“, keluh seorang ibu yang tidak mau menyebutkan namanya.
Boy Tumiwa, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dapil Minsel-Mitra ketika diwawancarai usai rapat paripurna dalam rangka penyampaian/penjelasan gubernur terhadap KUA dan PPAS APBD Provinsi Sulawesi Utara, diruang rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut, pada selasa (26/07/2022), menjelaskan bahwa untuk perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan ratahan-amurang hampir setiap tahun dianggarkan.
“Dimana sebelah mana yang rusak? Silian hampir tiap tahun kami anggarkan kok itu. Ratahan-Amurang itu hampir tiap tahun ada anggaran.” Jelas anggota komisi III DPRD Sulut itu.
Beliaupun mengatakan bahwa akan segera melakukan pengecekan di APBD perubahan dan nantinya akan mengkonfirmasi masalah ini kepada dinas terkait.
“Ya sudah, nanti akan kami cek di APBD perubahan dan ke kepala dinas terkait”, ujar Tumiwa. (Vil)

