Juni 1, 2026

Erick Thohir Ajak Petani Dukung Gagasan ET

JAKARTA – suluthebat.com —  Menteri BUMN, Erick Thohir mengajak masyarakat Indonesia, khususnya petani, berpartsiapsi aktif dalam gerakan Energi Tani (ET) untuk menghasilkan produk pertanian secara mandiri. Jumat (4/2/2022). ia menggagas gerakan ET sebagai langkah membumikan semangat bertani masyarakat. Dia pun ingin agar masyarakat dapat memanfaatkan lahan perumahan menjadi lokasi pertanian.
“Kita bisa melihat bagaimana pentingnya sesama kelompok masyarakat bisa terus merajut kerja sama, terutama pada saat situasi ekonomi yang tidak menentu,” ujar Erick dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip dari laman detik.com. Melalui gerakan Energi Tani, Erick berharap jumlah petani di Indonesia bisa bertambah. Lebih lanjut, ia juga berharap gerakan ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19.
Selain itu, melalui gerakan ET juga diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan gizi melalui kualitas sayuran yang sehat dengan akses yang mudah didapat.
“Solusinya gotong royong. Ini kita lihat, kita bisa memastikan warga bisa hidup mandiri. Bercocok tanam, peternakan ikan, untuk meningkatkan kualitas ekonomi. Tapi di sisi lain, kalau ada apa-apa kebutuhan gizi bisa tercapai,” kata Erick.
Guna mendukung jalannya gerakan ini, Erick pun akan memberikan pelatihan dan pendampingan terkait budidaya hidroponik kepada warga. Ia pun menyebut akan melibatkan para pengumpul atau off-taker untuk memastikan ekosistem pertanian yang dibentuk akan tercapai.

“Dilihat dari konteksnya, dari pihak swasta (off-taker) memastikan hasil tani menjadi bagian konkret dalam arti memberi kesejahteraan dari masyarakatnya,” ujarnya.Dalam kunjungannya tersebut, Erick pun memberikan bantuan berupa peralatan penunjang kepada warga sekitar. Adapun peralatan tersebut di antaranya Greenhouse seluas 26×5 meter, kolam budidaya ikan air tawar, mesin pompa air, serta peralatan penunjang lainnya. Dengan bantuan tersebut, nantinya para warga akan dapat mengelola lokasi pertanian ini secara swasembada.(*)