Juni 17, 2026

Daniel Pesik : Tarif Tol Manado-Bitung Masih Mahal

MANADO, suluthebat.com – Meski pemerintah secara resmi sudah mengoperasikan secara penuh Jalan Tol Manado – Bittung yang ditandai dengan peresmian oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (25/2/2022) lalu dan sehari kemudian langsung diikuti dengan pengoperasian tanpa tarif untuk sektor Danowudu – Bitung oleh PT Jasamarga Bitung Manado (JMB) selaku pengelola, namun para pelaku usaha di daerah ini masih enggan menggunakan sarana tersebut. Mereka menilai terlalu besar biaya yang harus dikeluarkan bila melewati jalan tol itu.

Daniel Pesik, Direktur PT Damai Sejahtera Persada, perusahaan pengolahan ikan di Manado, mengakui adanya jalan tol ini telah mempersingkat waktu tempuh dari Manado ke Bitung dari sebelumnya 1,5 jam menjadi sekitar 35 menit. Dengan perjalanan yang lebih singkat dari biasanya ini, distribusi barang akan cepat pula.

Namun demikian, kata dia, para pelaku usaha juga harus berhitung dengan beban biaya yang harus dikeluarkan jika kendaraan pengangkut harus melewati jalur ini. Tingginya tarif yang dibebankan kepada pengguna jalan, dirasakan Daniel Pesik amat memberatkan. “Jumlahnya sudah sama besar dengan uang makan dan rokok sopir dan kernet yang juga jadi kewajiban kami. Belum bahan bakarnya yang nilainya sama,” ujar Daniel Pesik ketika dihubungi suluthebat.com, Minggu (27/2/2022) sore. Oleh karena itu, sarannya, jika pemerintah dan pengelola Jalan Tol Manado – Bitung menghendaki kendaraan pengangkut barang mau menggunakan jalur ini, maka biayanya jangan terlalu tinggi.

Menurut data PT JMB, tarif dari Manado hingga Danowudu sepanjang 26,35 kilometer untuk  golongan II dan III  sebesar Rp 44.000, sedangkan  truk golongan IV dan V  Rp 58.500. PT JMB sendiri sejak Sabtu (26/2/2022)  membebaskan pengguna dari tarif untuk seksi Danowudu – Bitung sampai ada ketetapan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebelumnya, Direktur Utama PT JMB, Charles Lendra mengungkapkan, Tol Manado-Bitung mampu memangkas waktu tempuh cukup sekitar  1,5 jam.

Ruas Tol Manado-Bitung telah terhubung secara penuh, namun, volume lalu lintas  masih rendah dan masih didominasi kendaraan pribadi alias golongan I. Jalan tol ini belum menjadi pilihan utama  pelaku usaha karena tingginya tarif untuk truk.

Tol Manado – Bitung terdiri dari dua seksi, Seksi 1 Manado-Airmadidi sepanjang 14 kilometer dibangun Pemerintah dan Seksi 2 Airmadidi-Bitung 25 kilometer dikerjakan JMB. Dengan penambahan satu gerbang tol baru, maka nantinya Jalan Tol Manado-Bitung memiliki lima Gerbang Tol (GT)l, yakni GT Manado, Airmadidi, Kauditan, Danowudu, dan GT Bitung yang terkoneksi dengan Jalan Ir Soekarno dan menjadi akses terdekat menuju Pelabuhan Internasional Bitung.(dki)