Buka Giat KPU Goes To Campus di UNIMA, Poluan Bicara Output Pilkada Berkualitas

Minahasa, Suluthebat.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kenly Poluan membuka kegiatan KPU goes to campus yang digelar di auditorium Universitas Negeri Manado (UNIMA), Kamis (19/9/2024).
Dalam sambutannya, Kenly menjelaskan giat KPU goes to campus merupakan salah satu program KPU dalam mensosialisasikan sekaligus memberikan edukasi terkait pilkada, yang akan digelar di kampus-kampus yang ada di Provinsi Sulut.
“Ini kali kedua kami berkunjung, setelah sebelumnya minggu yang lalu kami sudah berkunjung ke Universitas Sam Ratulangi di Manado, dan minggu depan akan ke universitas-universitas di Bolaang Mongondow,” terang Kenly.
Dihadapan ribuan peserta yang merupakan mahasiswa-mahasiswi Universitas Negeri Manado, Kenly mengungkapkan, program KPU saat ini memasuki tahapan penetapan calon.
“Dalam bulan ini atau akhir september ini, kami akan melakukan penetapan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, dan juga mengkoordinasikan penetapan pasangan calon walikota dan wakil walikota, juga pasangan bupati dan wakil bupati,” papar Kenly.
Kenly pun menyampaikan, dirinya meyakini seluruh jajaran KPU saat ini akan bekerja secara profesional dalam persiapan-persiapan teknis sesuai dengan prosedur yang telah diatur.
“Kami berkeyakinan dengan profesionalitas KPU dan pengalaman itu pasti akan berjalan sesuai dengan jadwal dan tahapan, begitu juga kampanye akan berjalan sesuai ketentuan, apalagi ada teman-teman bawaslu sebagai pengawas,”
Tak hanya masalah teknis, Kenly menerangkan bahwa menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menghasilkan pilkada yang bisa meningkatkan kualitas demokrasi, secara khusus memaksimalkan atau meningkatkan kualitas pemilih di Sulut.
“Sehingga menjadikan pilkada bukan hanya prosedural lima tahunan semata,” tandasnya.
Ia pun mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa output dari sebuah pilkada itu sendiri yang harus diutamakan, untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
Oleh karena itu dirinya mengajak seluruh peserta yang hadir untuk lebih menyadari bahwa kualitas pilkada ada ditangan seluruh masyarakat.
“Dimana nantinya kita sendiri yang akan menentukan pilihan dengan melihat visi misi serta program kerja yang ditawarkan pasangan calon, termasuk rekam jejak pasangan calon itu sendiri,” imbau Poluan.
Lebih lanjut, melalui program KPU goes to campus ini diharapakan adanya diskusi dan pendalaman dari civitas akademika tentang visi misi program seluruh bakal pasangan calon, sebagai upaya menciptakan pilkada yang semakin berkualitas.
“Agar supaya pilkada bukan hanya menjadi satu formalitas demokrasi, tetapi ada peningkatan setiap waktu, dan outpunya tidak saja adanya gubernur, bupati dan walikota, tetapi harus jelas target peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya. (Vil)
