Juni 18, 2026

AMURANG, suluthebat.com– Kenly Malalangi warga Pinapalangkow Minahasa Selatan  (Minsel) tentunya bangga, anaknya yang bernama Rafael Malalangi dinyatakan lolos masuk Sekolah Calon Bintara (Secaba) Polri Tahun 2021, mengetahui hal itu, pihak Keluarga maupun warga Pinapalangkow langsung menggelar Ibadah Syukur guna merayakan Putra Kebanggaan mereka lulus seleksi untuk melanjutkan pendidikan Calon Bintara Polri.

Namun, suasana kegembiraan itu sirna setelah beberapa hari kemudian muncul surat dari Polda Sulawesi Utara yang menyatakan kalau Rafael Malalangi tidak lulus.

Rafael Malalangi calon siswa asal Minahasa Selatan (Minsel) yang dinyatakan lulus Bintara Polri tahun 2021 namanya mendadak hilang dari daftar dan digantikan orang lain.

Anggota DPRD Sulut Sandra Rondonuwu mengatakan, Rafael Malalangi peserta calon Bintara Polri warga Pinapalangkow Minsel dinyatakan lulus melalui live streaming.

“Aneh  melalui  live streaming dinyatakan lulus, namun pada pengumuman selanjutnya nama Rafael sudah tidak ada sebagai peserta calon Bintara Polri,” ujar Saron usai berkomunikasi dengan Kenly Malalangi (ayah dari Rafael). (29/7/2021)

Saya berinisiatif menghubungi keluarga Rafael dan saya berkomunikasi melalui hp tadi siang dgn Bpk Kenly Malalangi (ayah dari Rafael).

“Dari hasil pembicaraan kami hendak berupaya mencari keadilan bagi Rafael,”tegas Srikandi yang banyak menyuarakan kaum termarjinal ini.

Saron menuturkan, saya dalam kapasitas sebagai Anggota DPRD Prov Sulut Dapil Minsel-Mitra, maupun sebagai Pribadi telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak baik yang ada di Pusat maupun di Lingkup Wilayah Sulut agar masalah ini dapat diselesaikan sehingga nama baik.

“Rafael dan keluarga bisa dikembalikan dan Rafael mendapatkan hak sebagaimana semestinya. Mohon doa dan dukungan kita semua untuk Rafael. Tuhan menolong kita,” ajak Saron.

Diketahui, Kasus Rafael Malalangi ini, viral di media sosial (medsos) dan mengundang perhatian berbagai kalangan masyarakat Sulut  dan warga Minsel pada khususnya. (***)