Terima Jabatan Kadis Pertanian dan Perikanan Tomohon, Karel Lala Siapkan Program Unggulan

Tomohon, suluthebat.com – Pada 24 September 2022 lalu Walikota Tomohon Caroll Senduk merombak kembali jajaran kabinet kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon. Salah satunya adalah Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon.
Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon yang sebelumnya dijabat oleh Steven Waworuntu digantikan oleh Karel Lala sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Kadis yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon.
Sementara, Steven Waworuntu diamanatkan menjabat sebagai Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tomohon. Hal tersebut berdasarkan SK Wali kota yang bernomor : 821.2/BKPSDMD/SK/IX/66/2022.
Menindaklanjuti keputusan tersebut, Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Pertanian dan Perikanan pada Senin (3/10/2022) kemarin melakukan kegiatan serah terima jabatan (Sertijab).
Kegiatan Sertijab tersebut dilaksanakan di Show Window, Kakaskasen, Kota Tomohon.
Usai Sertijab dilaksanakan, Karel Lala mengatakan siap melaksanakan tugas yang sudah dipercayakan. Menurutnya dirinya telah menyiapkan program unggulan untuk mengembangkan Pertanian dan Perikanan di Kota Tomohon. Salah satunya, sistem aplikasi data pertanian di Kota Tomohon.
Menurut Karel dengan sistem aplikasi data pertanian ini dapat mempermudah melihat, memantau, dan mengamati pergerakan produksi bahan pertanian di masing-masing daerah di Kota Tomohon, sehingga dapat menyiapkan langkah-langkah kedepan. Dirinya mengatakan pentingnya suatu estimasi.
Selanjutnya, Ia akan menata kembali fungsi Show Window, yang nantinya akan ditata kembali dengan 3 fungsi. Yaitu, tempat wisata, tempat belajar, dan tempat produksi benih
“Disini (Show Window) ada laboratorium. Produksi benih dilakukan di situ, selanjutnya pengakaran, kemudian akan dibuat motherplan, selanjutnya untuk greenhouse itu nantinya sebagai show hasil variates-variates yang dihasilkan,” ucap Dr.Karel Lala.
“Jadi melalui itu, nanti akan mengundang para petani-petani untuk dilatih di sini. jadi siapa saja yang ingin belajar lab untuk berkultur bisa datang di sini, belajar motherplan silahkan disini, belajar pengakaran, ada di sini. ini dibuka untuk umum karena ini akan menjadi tempat wisata,” pungkasnya. (Jud)
