Mei 3, 2026

Berbagai Organisasi dan Komunitas Masyarakat di Tomohon, Libatkan Diri di WCD

0

Tomohon, suluthebat.com – Dalam rangka mengsukseskan World Cleanup Day (Hari Bersih-Bersih Dunia) tahun 2022, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam berbagai komunitas dan organisasi, melibatkan diri dalam aksi bersih-bersih lingkungan di beberapa titik di Kota Tomohon.

Berbagai Masyarakat, Komunitas dan Organisasi menyatu menamai diri sebagai relawan WCD. Mereka membagi lokasi sesuai kelompok komunitas atau organisasi dalam aksi bersih-bersih lingkungan itu.

Aksi bersih-bersih lingkungan dalam rangkah WCD ini didukung penuh oleh Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Lingkungan Hidup.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan pemilahan dan pengumpulan sampah yang dilakukan oleh relawan dari berbagai komunitas masyarakat. Ini merupakan kegiatan internasional. Pemerintah Pusat meminta dukungan kepada Pemerintah Daerah untuk mendukung kegiatan World Cleanup Day ini,” ucap Sekertaris Dinas (Sekdis) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tomohon, Irene Podung, Spi, Msi., Sabtu (17/09/2022).

“Sebenarnya kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 10 hingga tanggal 25 Sepetember. Untuk di Kota Tomohon, dipilih tanggal ini, 17 September,” lanjut Irene Podung.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon

Ia mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang sudah dilakukan sejak tahun 2018. Irene Podung juga mengatakan untuk World Cleanup Day tahun 2022 ini mengangkat tema “Kami 13 juta menuju Indonesia Bersih Bebas Sampah”

“Ini juga merupakan program yang didukung oleh Pemerintah untuk mendorong dan juga suatu langka edukasi Pemerintah kepada masyarakat terkait kegiatan pemilahan sampah. Ini juga yang Pemerintah Kota Giat kan,” tambah Podung.

Menurut Sekdis DLH itu, tindakan pemilahan sampah dari lingkungan keluarga masih kurang dilakukan. Hal tersebut juga menurutnya disebabkan karena masyarakat belum banyak yang tersosialiasasi. Sehingga ia mengatakan kegiatan WCD ini sangat membantu Pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Relawan WCD ini, karena ini juga membantu Pemerintah Kota dalam hal mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk melakukan pemilahan sampah dari sumbernya, dari rumah masing-masing,” pungkas Sekdis DLH Kota Tomohon itu.

Sementara itu, Event Management di Core team WCD Sulawesi Utara, Eliana Gloria Halid mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan gerakan peduli lingkungan yang dilakukan secara initernasional. Ia mengatakan khusus di Sulut, kegiatab ini dilakukan di 12 Kabupaten/Kota.

“Acara World Cleanup Day ini merupakan acara turunan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jadi melalui instruksi yang ada, kami meminta bekerjasama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup dalam hal logistik seperti karung, sarung tangan, tempat sampah,” ucap Eliana Halid.

Eliana Halid, Event Management Core team World Cleanup Sulut

Ia mengatakan bahwa dukungan pemerintah pada tahun ini sangat luar biasa dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia pun berharap kegiatan bersih lingkungan ini jangan hanya sampai seremonial saja di WCD untuk memilah sampah.

“WCD ini kan merupakan suatu gerakan. Jadi Harapan kami kepada masyarakat agar melalui kegiatan ini dapat mengajak masyarakat untuk memilah sampah dari rumah. Harapannya masyarakat dapat turut membantu melestarikan lingkungan, merawat lingkungan, dengan memulainya dari diri sendiri,” ucap Mahasiswi Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Manado itu.

“Kami World Cleanup Sulut sangat berterimakasih kepada seluruh relawan yang terlibat dalam kegiatan ini, terimakasih juga kepada DLH Kota Tomohon, dan kepada Polres Tomohon yang turut memberi diri mengawal dan mengamankan kegiatan ini,” tutupnya.

Diketahui, ada 650-sekian kilogram sampah yang dikumpulkan pada kegiatan WCD tersebut. Setidaknya ada 24 Komunitas Masyarakat yang sebar di berbagai titik di Kota Tomohon, antara lain :

Basudara Adat dan Budaya ~ Gunung Mahawu

Kawanua Moribus Kota Tomohon ~ Kaki Gunung Lokon

BEM Unsrit ~ Jembatan JL. Nawanua – Nagamas kamasi (JL. Lingkar barat)

FAD A ~ PATUNG TOLOLIU – STADION PARASAMYA

FAD B ~ KAMPUS FIP – SMANTO – PERAMPATAN GARUDA

HIMA UNSRAT ~ POLRES – LAPAS – RS. GUNUNG MARIA – PATUNG TOLOLIU

GMKI TOMOHON & RELAWAN INDIVIDU ~ PASAR TOMOHON

PUTRA PUTRI UNSRIT ~ GEREJA KATHOLIK 1000 SALIB – RINDAM

OSIS SMAKER ~ UKIT – SEPUTARAN TALETE 2 – JL. PINATI – TALETE 1

KMK UNIMA ~ KSC – DLH

LASKAR MANGUNI INDONESIA ~ MATA AIR MUUNG

PMKRI TOMOHON ~ GEREJA KATHOLIK TUMATANGTANG – POM BENSIN WALIAN

GMNI TOMOHON & KNPI Tomohon ~ MENARA ALFA OMEGA – RS. BETHESDA – PERTOKOAN – JL. PASAR LAMA

KERUKUNAN MAHASISWA TOMOHON UKIT ~ KANTOR WALIKOTA – JL. PERMESTA – KOLONGAN JAM

PERKUMPULAN ANAK LORONG ~ PABRIK JORDAN – DLH

PROJAMIN ~ JEMBATAN KINILOW POLSEK – GEREJA GMIM BAIT-EL KAKASKASEN

REMAJA EBEN HAEZAR KAKASKASEN ~ KAKASKASEN 3

NORTH SULA DAN VARIO RIDER TOMOHON ~ WOLOAN 1-3

MUDA MUDI WALIAN DUA ~ PERUM ATAS – ITM

MUREP MUREP SQUAD ~ POLSEK SELATAN – PERUM BAWAH – POM BENSIN WALIAN

BEM FKIP & BEM UKIT ~ LIMONDOK – MONSTER GYM – ANUGERAH HALL – MARANATHA – GMIM 4

YACI TOMOHON ~ LAHENDONG

IMT UNIMA ~ PATUNG TOLOLIU – STM

MPAB ARANAKA UNSRIT – BML.

(Jud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *