Juni 27, 2026

MANADO, suluthebat.com – Sulawesi Utara (Sulut) dibawah kepempimpinan Gubernur Sulut Olly Dondokambey beserta Wakilnya Steven Kandouw banyak menuai prestasi yang signifikan dalam membangun Sulut lebih maju, berlatar hal tersebut banyak warga Sulut masih menginginkan kepemimpinan beliau untuk kembali mempimpin Sulut 2 (dua) periode.

Pengamat Sumber Daya Manusia (SDM) yang juga sebagai Dosen di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Royke Adrianus Taroreh, SH, MH mengatakan, Sumber Daya Manusia. Jika pajak pada data BPS tahun 2015 IPM Sulut 70,39 dan meningkat pada tahun 2019 menjadi 72,99 dengan peningkatan sebanyak 2,60 yang menjadikan Sulawesi Utara berada di atas rata-rata nasional (71,92) dan urutan pertama IPM di Pulau Sulawesi , dan hal itu merupakan prestasi yang patut dibanggakan oleh warga Sulut.

“Prestasi Gubernur Olly Dondokambey beserta Wakil Gubernur Steven Kandou patut diacungkan jempol pasalnya, saat ini Sulut urutan pertama IPM di Pulau Sulawesi,” ujar Taroreh.

Selain itu, dukungan terhadap kepemimpinan Olly-digelontokran oleh pemerhati pembangunan Sulut Anita Rotinsulu ST, yang bertempat tinggal di Desa Matungkas, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), dirinya bersama warga Minut lainnya mengharapkan pasangan calon Olly-Steven kembali guna terpilih memimpin Sulut di periode kedua, berlatar adanya proyek pembangunan Bendungan Kuwil Kawangkoan, penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Likupang dengan anggaran triliunan rupiah, yang berlokasi di Minut, tentunya bisa menciptakan multiplier effect yang endingnya mensejahterakan warga Sulut, lebih khusus wargta Minut.

“Harapan dan doa warga Minut untuk agar Bpk. Olly serta Bpk. Steven terpilih kembali. Sebab bukan tanpa alasan, karena pembangunan yang sudah diprogram sangat membantu masyarakat, khususnya Minut, ”ujar tokoh Desa Matungkas ini.

Program pemerintah Sulut ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) juga menuai hal positif dari warga Sulut, sebut Petra Mumek selaku pemerhati kemiskinan di Sulut, Ia mengatakan penanganan penduduk miskin. Tahun 2015, jumlah penduduk miskin di Sulawesi Utara ada 208.540 orang.Tahun 2019, jumlah penduduk miskin sebanyak 188.600 orang. Penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 19.940 orang, atau 9,56 persen. Di saat yang sama, angka harapan hidup masyarakat di Sulawesi Utara hingga 2019 menjadi 71,58 tahun. Turunnya jumlah penduduk miskin di Sulawesi Utara.

“Maka tidak heran dengan adanya progam ODSK tersbut, Pemprov Sulut mendapat penghargaan Adhi purna Prima Award sebagai provinsi dengan Tingkat Kemiskinan Terendah se-Sulawes,” ungkapnya. saya

Menurut Mumek, pembangunan berjalan baik di Sulut, infrastruktur infrastruktur, pendidikan, kesehatan, juga sosial keagaman.

“Di era kememimpinan Olly dan Steven, pembangunan di Sulut sudah lebih baik. Meskipun memang masih ada yang belum selesai, sehingga harus diberikan kesempatan untuk menuntaskan di periode selanjutnya, ”tuturnya. (aji)