Terima Global Citizen Award, Jokowi : Dunia Tak Bisa Dibangun Dengan Rivalitas, Tapi Dengan Kerja Sama dan Toleransi

Badung, suluthebat.com- Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa ke depan dunia tidak bisa lagi dibangun dengan rivalitas dan keserakahan tetapi harus dibangun dengan toleransi dan kerja sama serta upaya saling menghormati yang saling menguntungkan.
Jokowi menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan saat menerima Global Citizen Award dari Atlantic Council, sebuah lembaga think tank Amerika Serikat di Sofitel Bali Nusa Dua, Minggu (13/11/2022) malam.
Jokowi mengatakan kerjasama dan sikap toleransi antar negara itulah yang ingin ia wujudkan melalui forum Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dan KTT Asean 2023 mendatang.
“Presidensi Indonesia di G20 tahun ini dan keketuaan Indonesia di Asean tadi sudah diserahterimakan kepada saya dilandasi dengan semangat tersebut. Sekali lagi terima kasih atas penghargaan global citizen award kepada saya. Ini akan makin memotivasi saya dan pemerintah Indonesia untuk menjalankan tanggung jawab besar dan menjadi bagian dari solusi dunia,” ujar Jokowi.
Jokowi mengaku selama memimpin Indonesia, dirinya hanya fokus untuk bekerja sebaik mungkin dengan tanggung jawab demi nilai-nilai kemanusiaan.
“Sebagai negara majemuk yang terdiri lebih dari 17.000 pulau, 1.340 suku bangsa dan 652 bahasa lokal, Indonesia mengajarkan nilai nilai toleransi, perdamaian dan kerja sama,” katanya.
Ditambahkan, nilai toleransi tersebut diraihnya melalui pengalaman sejak memimpin di Solo hingga menjadi Presiden.
“Sebagai pemimpin yang suka turun ke kampung, suka turun ke desa-desa dan ke pasar-pasar tradisional, saya tahu karena rakyat kecil mengajarkan kesederhanaan dan kerentanan mereka terhadap tantangan-tantangan,” ujarnya.
Jokowi mengaku selalu berusaha menumpas kesulitan yang selalu dirasakan oleh masyarakat, khususnya yang ekonomi bawah atau keluarga miskin.
“Saya selalu berusaha keras untuk memperjuangkan kepentingan rakyat kecil dan menyuarakan kepentingan Negara-negara berpenghasilan rendah di berbagai forum,” tuturnya.
“Kehormatan luar biasa bagi saya atas penganugerahan Global Citizen Award ini dari Atlantic council. Tidak pernah terpikir di benak saya memperoleh penghargaan terhormat ini,” pungkasnya.(*)
