SKPD Kerap Absen, Vonny Paat Sebut TAPD Tak Serius Bahas APBD Perubahan 2025

Manado, suluthebat.id – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulut Vonny Paat kembali menyoroti keseriusan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi tahun anggaran 2025.
Dalam kesempatannya, Vonny mempertanyakan ketidakhadiran sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Pejabat Pemprov Sulut pada rapat lanjutan pembahasan Ranperda APBD perubahan tahun anggaran 2025, Selasa (26/8/2025).
Menurut Vonny, sejak hari pertama pembahasan, banyak SKPD yang tidak hadir dengan bermacam-macam alasan.
“Dari hari pertama pembahasan, ketidakhadiran SKPD dengan alasan ini ini ini torang pahami, tapi ternyata hari ini juga mereka semua tidak hadir, asisten berapa, Bappeda juga tidak hadir,” ungkap Vonny.
Vonny pun menyoroti ketidakhadiran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) yang dinilai punya peran penting dalam pembahasan, dimana informasi terkair pokok-pokok pikiran tahun 2024 apa saja yang telah diakomodir, seharusnya diperoleh dari Bappeda.
Sekretaris fraksi PDIP DPRD Sulut itu pun menilai, hal ini menggambarkan ketidakseriusan pihak eksekutif dalam pembahasan APBD Perubahan Provinsi Sulut tahun anggaran 2025.
“Asisten lain juga tidak ada, DPRD begitu serius membahas APBD perubahan tapi itu tidak ditanggapi balik SKPD,” sorot Paat.
Tak hanya itu, Vonny pun menambahkan, ketidakseriusan pihak eksekutif terlihat bukan hanya dalam pembahasan bersama Banggar DPRD.
Sikap “kurang bergairah” serupa pun ditunjukan SKPD dalam pembahasan Ranperda lainnya bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut.
“Ini memang forum banggar dan TAPD, tapi kami perlu sampaikan bahwa pansus-pansus juga apalagi RTRW diseriusi oleh pansus DPRD, tetapi agaknya SKPD-SKPD terkait, pengusul dan lain sebagainya tidak terlalu serius,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Sulut itu.
“Tolong itu jadi catatan dan perhatian bagi pak Sekprov,” tuturnya. (Vil)
