Juni 18, 2026

Silahturahmi Bersama KADIN Sulut, Menteri Investasi Bahlil Sebut Sulut Daerah Istimewa 

MANADO, suluthebat.com-. Bertempat di Ballroom Lt. 1 Hotel Luwansa Jl. Pumorouw Kel. Taas Kec. Tikala Kota Manado, telah dilaksanakan Silahturahmi KADIN Sulut bersama KADIN Indonesia dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bapak Bahlil Lahadalia. Manado,  Sabtu (12/62021).

Kedatangan Menteri Bahlil Lahadalia ke Sulut merupakan daerah istimewa baginya, Ia mengisahkan, tahun 1999 pernah mengikuti kegiatan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Kota Manado.

“Sulut bukan hal baru bagi kami khususnya bagi saya. Kenapa? Karena Papua, Maluku, Maluku Utara basis pendidikannya hanya Sulut dan Sulawesi Selatan. Dulu saya ke Manado naik kapal ke Pelabuhan Bitung” kenang Bahlil yang mengaku pernah mencicipi bubur Manado dan cap tikus.

Terkait investasi, Bahlil mengakui, kondisi ekonomi global sedang terguncang. Tahun 2019 terjadi perang dagang antara Cina dan Amerika. Sebelumnya ada krisis politik di Amerika (Yugoslavia dan Venezuela) lalu konflik di timur tengah, disusul pandemi COVID-19.

Kondisi ini membuat investasi kacau, salah satu yang merasa dampaknya adalah Indonesia. Namun begitu, Bahlil kagum, karena di tengah pandemi, terjadi sejarah baru dalam pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Baru kali ini pertumbuhan investasi di luar Jawa lebih besar dari yang di Jawa. Tahun 2021, target investasi Indonesia sekitar Rp900 triliun. Kuartal pertama sudah capai Rp200 triliun dan terbanyak itu dari daerah di luar Pulau Jawa,” beber Bahlil.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia memaparkan iklim investasi di Indonesia.

Lanjut Bahlil, pengusaha sangat berperan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang didominasi dari sektor konsumsi (daya beli masyarakat).

“Pengusaha adalah pahlawan menjaga kedaulatan bangsa sehingga pemerintah harus mendukung, salah satunya menghadirkan UU Ciptakan Kerja yang memangkas birokrasi yang berbelit-belit,” ujar Bahlil.

Silahturahmi malam ini turut dihadiri Arsjad Rasjid, yang merupakan Wakil Ketua Umum KADIN bidang Pengembangan Pengusaha Nasional yang fokus untuk mengakselerasi kewirausahaan nasional yang inklusif dan terarah, termasuk mengembangkan wirausaha sosial dan pemula.

Arsjad Rasjid merupakan Presiden Direktur PT Indika Energy Tbk, yang kini hendak maju sebagai Calon Ketua Umum KADIN Indonesia.

Dalam pertemuan dengan KADIN Sulut, Arsjad menegaskan, tanpa investasi, maka ekonomi bangsa tidak jalan.

Olehnya, ia menilai, Presiden Jokowi telah mengambil langkah tepat dengan membuat Kementerian Investasi.

Arsjad turut memotivasi para pengusaha Sulut agar tak patah arang dalam dunia investasi.

“Kadin itu bukan politik kekuasaan tapi politik kesejahteraan. Kita ingin membuat semua masyarakat sejahtera. Kita lihat kembali baiknya regulasi KADIN. Selama ini UU KADIN belum dilaksanakan secara menyeluruh. Apakah perlu Keppres atau lainnya itu butuh bantuan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, turut dilakukan deklarasi dukungan KADIN Sulut kepada Arsjad Rasjid untuk menjadi Ketua Umum KADIN Indonesia.

“Kami KADIN Sulawesi Utara, dengan sepenuh hati mendeklarasikan Bapak Arsjad Rasjid sebagai Cslon Ketua Umum KADIN Indonesia. Ini keputusan yang kita tentukan, setelah melewati dinamika,” ujar Ketua Umum KADIN Sulut Rio Dondokambey. (***)