Ribuan Pemancing Siap Bertarung di Lomba Internasional Likupang
Manado, suluthebat.com – Ribuan pemancing profesional dipastikan siap bertarung memperebutkan Piala Presiden
Joko Widodo dalam ajang Likupang North Sulawesi International Fishing Competition (LNSIFC) 2022.
Lomba memancing prestisius sekaligus sangat menantang adrenalin disertai hadiah menggiurkan yang
disiapkan panitia dan bakal dibuka Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Swahyu Trenggono, Rabu 14
September 2022, itu ternyata sangat menarik minat pemancing nasional, internasional serta nelayan
tradisional.
Ketua Panitia LNSIFC 2022 Michael Umbas mengungkapkan hingga batas akhir pendaftaran tercatat 51 tim nasional dan mancanegara sudah menyatakan kesiapannya.
Demikian juga nelayan tradisional yang
merupakan utusan 15 kabupaten/kota se Sulawesi Utara. “Jadi, yang mendaftar ini tim ya,” jelasnya, Selasa (12/9/2022).
Dikatakan, satu tim terdiri atas tujuh orang sehingga 51 tim pemancing dari beberapa daerah di Indonesia serta peserta mancanegara saja sudah berjumlah 357 orang. Sementara, pemancing utusan
kabupaten/kota di Sulawesi Utara rata-rata mengirimkan 20 tim.
“Dikalikan saja berapa banyak orang
yang bakal bertarung,” tambah Umbas.
Minat para pecinta mancing yang memperebutkan Piala Presiden ini telah dibanjiri peserta baik peserta
lokal maupun luar negeri. “ Puluhan tim sudah mendaftar, dari mancanegara maupun nelayan
tradisional,” ungkap Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara (Sulut) Praseno
Hadi.
Lomba ini dibagi dalam dua kategori, yakni kategori nusantara dan luar negeri serta kategori tradisional.
Dengan persyaratan, untuk kategori nusantara dan luar negeri memakai kapal yang biasa digunakan
untuk memancing dengan daerah perairannya meliputi Likupang, Biaro, Teluk Manado dan finish di Kawasan Megamas Manado.
“Jika acara penutupannya saja sudah meriah, tentunya pembukaan serta
pelaksanaan lomba pasti sangat menarik,” imbuh Umbas sambil menambahkan hadiah jackpot lomba ini
adalah sebuah mobil Toyota Fortuner, sementara closing ceremony akan menampilkan penyanyi
Marcello Tahitoe atau yang lebih populer dengan nama Ello.
“Kalau kategori tradisional hanya untuk nelayan yang ada di Likupang, Biaro dan Teluk Manado,” ujar
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Sulut Tienneke Adam.
“Namanya lomba mancing berarti
alatnya memakai pancing bukan jaring,” sambungnya.
Ia menambahkan untuk kategori internasional hadiahnya bagi juara pertama dapat uang sebesar 150
juta, juara dua (75 juta) dan 37,5 juta juara ketiga. “Kalau tradisional juara satu 15 juta dengan piala pak
gubernur, untuk juara dua dapat 10 juta dan juara ketiga 5 juta,” bebernya.
Kejuaraan memancing Likupang North Sulawesi International Fishing Competition 2022 memang sangat
spesial dan menyuguhkan banyak nilai tambah.Terutama prestise yang ditampilkan dari kejuaraan ini, yakni Piala Presiden.
Hal ini bukan saja membanggakan, tapi menjadi tuas kebangkitan ekonomi bagi
masyarakat.
Perebutan Piala Presiden juga membuktikan kehadiran negara dalam membangkitkan perekonomian
daerah, baik pariwisata maupun UMKM.
”Peserta sudah sesuai harapan, ada lima negara antara lain
Amerika Serikat, Australia, China, dan Perancis. Animo peserta tinggi dan mulai hari ini berdatangan di
Sulut,” ujar Ketua Harian panitia Tinneke Adam.
Menurut Adam, panita juga bekerjasama dengan pihak Bea Cukai untuk event pendukung pemecahan
rekor muri pemotongan dan penyajian sashimi terbanyak.
”Acara ini untuk memeriahkan dan mengajak
masyarakat sekaligus untuk gemar makan ikan,” tandasnya.
Panitia Kejuaraan pun menyiapkan tahapan agenda dengan maksimal. Termasuk menampilkan musisi
terkemuka penuh talenta, Marcello Tahitoe pada acara Closing Cereminy yang akan digelar di Lapangan
Basket Kawasan Megamas, Manado pada 17 September 2022.
”Penampilan musisi yang akrab disapa Ello
dipastikan akan menambah kemeriahan dan menghibur masyarakat Sulut,” tukas Henry Kaitjili, KadisPariwisata Sulut.
Penampilan konser musik bersama Ello pun akan melengkapi pelaksanaan Event LNSIFC 2022. Yakni sebagai promosi wisata bahari yang mendatangkan wisatawan mancanegara dan nusantara,
memperkenalkan budaya dan kuliner daerah, serta mampu menghibur masyarakat. (dki)
