Pertama di Indonesia, Tim PNUH Korea Pasang Alat Telemedicine di Puskesmas Kolongan Minut-Sulawesi Utara

Minut, suluthebat.com – Warga Sulawesi Utara, khususnya Minahasa Utara patut berbangga. Pasalnya, untuk pertama kali di Indonesia konsultasi medis dapat dilalukan oleh dokter ahli di Korea terhadap pasien di daerah ini melalui perangkat canggih dalam sistem telemedicine yang juga memanfaatkan teknologi metaverse.
Diketahui, rombongan Tim Pusan National Univercity Hospital (PNUH) dari Busan, Korea Selatan, pada 26 September 2022, tiba di Manado dan langsung menuju ke Puskesmas Kolongan, Kecamatan Kalawat Minahasa Utara. Selasa (27/9/2022).
Tim PNUH ini menindaklanjuti pembicaraan dengan Gubernur Olly Dondokambey saat bertandang ke Korea beberapa waktu lalu, dan kini memenuhi janji mereka untuk memasang alat telemedicine di Puskesmas yang berada di luar kota dan terhubung dengan Rumah Sakit ODSK.
Menurut, Mr. Lee, salah satu tim ahli PNUH alat ini mengkombinasikan perkembangan teknologi informasi seperti pemanfaatan AR, VR seperti metaverse, untuk memenuhi kebutuhan pengobatan jarak jauh.
Nantinya alat yang super canggih ini akan membantu bagi rumah sakit, puskesmas atau klinik di daerah terpencil untuk tetap memberikan pelayanan maksimal kepada pasien meski berada di daerah terpencil.
Jadi ke depan pemerintah berkolaborasi dengan pihak provider internet menyediakan layanan di pulau-pulau kecil, terluar dan terpencil, selanjutnya Kemenkes sebagai kementerian terkait sudah bisa menyediakan layanan telemedicine di wilayah-wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dr Stella Safitri didampingi Kepala Puskesmas Kolongan dr. Cicilia Paat, mengatakan, dari PNUH dan RS ODSK datang memasang alat Telemedicine sekaligus mengadakan simulasi ke PNUH Korea.
“Nantinya kita memerikasa pasien di Puskesmas Kolongan selanjutnya memilih untuk konsultasi langsung apakah mau konsultasi dengan pihak RS ODSK atau PNUH,” jelas Stella.
Lewat fasilitas ini, kita bisa berkonsultasi secara langsung dengan mengirimkan data-data pasien dan hasil pemeriksaan ke pihak PNUH.
“Jadi, saat Teleconference berlangsung dengan dokter dari Korea, mereka juga bisa melihat kondisi pasien melalui laptop atau tablet yang digunakan sebagai sarana komunikasi,” ucapnya.

Tentunya, ditambahkan Kapus Kolongan dr. Cicilia Paat, kami menyambut gembira dan berterima kasih kepada Pemerintah Pusat , Pemerintah Provinsi Sulut Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta PNUH Korsel atas kepercayaan yang diberikan .
“Dengan adanya telemedicine ini kami akan berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta semoga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat,” imbuhnya.
(Vivi)
