April 21, 2026

Pemkab Minahasa Gelar Upacara Pringatan Hari Bela Negara Dan Hari Ibu 2024.

Tondano,sulut hebat id – Penjabat Bupati Minahasa, Dr. Noudy R.P. Tendean SIP, M,Si, bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Bela Negara Ke 76 Dan Hari Ibu Ke-96 Tahun 2024, di Halaman Kantor Bupati 23/12/2024

Peringatan Hari Ibu jatuh pada tanggal 22 Desember yang mengangkat tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045.”

Dalam amanatnya ,Pj Bupati Tendean membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang mengenang betapa agung dan mulianya peran perempuan dalam membangun fondasi bangsa ini.

“Sekaligus mengingat betapa para perempuan Indonesia telah turut berjuang, mewujudkan kemerdekaan dalam semangat pergerakan yang setara dan berkeadilan,” ucapnya.

Lebih lanjut Tendean menyampaikan, salah satu titik perjuangan pergerakan perempuan di masa pra kemerdekaan dan menjadi tonggak sejarah tersendiri adalah ketika diselenggarakaannya Kongres Perempuan Indonesia Pertama pada 22 Desember 1928, di Yogyakarta.

“Momentum bersejarah ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Nasional pada tahun 1959 oleh Presiden Soekarno, yang dinamakan Hari Ibu. Inilah yang membedakan Hari Ibu di Indonesia dengan peringatan “Mother’s Day” di beberapa negara di dunia,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Tendean juga mengajak para perempuan untuk meyakini bahwa pemenuhan hak dan kesetaraan akan mengantarkan para perempuan untuk dapat berjalan bersama-sama, serta menjemput kesempatan yang sama untuk turut berpartisipasi dalam Pembangunan bangsa.
“Bahwa ruang untuk berkontribusi adalah milik semua. Keyakinan ini tentunya sangat esensial bagi kemajuan Indonesia, karena perempuan mengisi hampir setengah dari populasi Indonesia. Maka kemajuan perempuan dan partisipai perempuan dalam pembangunan akan menentukan pula kemajuan Indonesia,” tegasnya.

Perempuan terlebih di kabupaten minahasa terus berkontribusi dalam kehidupan sosial dan pembangunan.Peringatan Hari Ibu ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi perempuan untuk terus berkarya, mandiri, dan berinovasi dalam berbagai bidang, untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. tutur Tendean ,23/12/2024

Penjabat Bupati Tendan selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Penjabat Bupati membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Dalam Amanat yang dibacakan mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan yang telah berkorban dalam mempertahankan kedaulatan negara. Peringatan Hari Bela Negara ini, menurut Presiden, merupakan momen untuk mengenang peristiwa bersejarah Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948. Dalam peristiwa tersebut, para pejuang Indonesia menunjukkan kegigihan dan usaha mereka untuk merebut kembali Ibukota Negara, Yogyakarta, yang saat itu menjadi simbol pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pada masa tersebut, Belanda berhasil menangkap sejumlah tokoh penting, termasuk Presiden Ir. Soekarno, Wakil Presiden Drs. Mohammad Hatta, dan beberapa pejabat tinggi lainnya. Hal ini menyebabkan terjadinya kekosongan kepemimpinan negara. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Presiden Soekarno menginstruksikan Menteri Kemakmuran, Syafruddin Prawiranegara, untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatera Barat. Deklarasi PDRI ini menjadi bukti ketangguhan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI serta memberikan sinyal kepada dunia bahwa Republik Indonesia tetap berdiri kokoh.
sebagai pedoman dasar bagi setiap warga negara untuk menghadapi tantangan situasi global yang penuh ketidakpastian. Bela negara sebagai perilaku warga negara harus dijiwai dengan nilai dasar bela negara, seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada Pancasila, serta kemampuan bela negara.

Penjabat Bupati Tendean, selaku mengingatkan seluruh peserta upacara bahwa bela negara bukan hanya menjadi tugas Kementerian Pertahanan, TNI, dan Polri semata, tetapi juga merupakan tugas dan kewajiban setiap warga negara Indonesia. Dalam semangat bela negara, seluruh komponen bangsa harus bersatu untuk menghadapi tantangan dan mewujudkan cita-cita bangsa.

“Pertahanan negara adalah tujuan nasional bangsa kita. Tujuan Republik Indonesia adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia, seluruh keselamatan bangsa, seluruh kekayaan bangsa, dan seluruh masa depan bangsa. Dan itu hanya bisa dijamin oleh pertahanan yang kuat,” ungkap Presiden dalam amanatnya.

Dengan semangat bela negara, Indonesia akan mampu mengatasi berbagai rintangan dan mencapai kemajuan yang diinginkan. Sebagai bangsa, kita harus bersama-sama memberikan dedikasi terbaik bagi negara sesuai dengan peran dan profesi kita masing-masing, tutup.Tendean ,

Turut hadir dalam upacara ini jajaran Forkopimda Minahasa, di antaranya Ketua DPRD Minahasa, Wakapolres Minahasa, perwakilan Dandim 1302 Minahasa, perwakilan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Minahasa, para asisten, staf ahli, kepala dinas, kepala badan, kepala bagian, serta jajaran ASN dan THL Pemkab Minahasa. (V)