Oktober 22, 2026

Normans Luntungan Desak Pemprov Perhatikan Akses Transportasi Laut Sitaro

FB_IMG_1792593462181

MANADO, Suluthebat.id – Anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut), Normans Luntungan, menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terkait minimnya armada kapal penumpang yang beroperasi di wilayah perairan tersebut. Aspirasi ini disampaikan melalui interupsi dalam Rapat Paripurna DPRD Sulut di Manado, Senin (19/10/2026).

Interupsi tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD Sulut, Fransiscus Andi Silangen, untuk diteruskan secara langsung kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

Dalam penyampaiannya, Normans menyoroti keterbatasan jadwal dan jumlah armada laut yang melayani rute ke wilayah Kepulauan Sitaro. Saat ini, hanya ada satu kapal yang berlayar setiap harinya menuju wilayah tersebut.

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, saya akan menyampaikan aspirasi masyarakat Sitaro berkaitan dengan kapal. Setiap harinya, kapal yang berlayar ke Sitaro hanya satu,” tegas Normans di hadapan forum rapat.

Ia menilai keterbatasan armada kapal berpotensi menimbulkan masalah keselamatan dan kenyamanan penumpang. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu kelebihan muatan (overcapacity) jika jumlah penumpang tidak sebanding dengan kapasitas kapal yang tersedia.

Normans juga menyinggung insiden kebakaran Kapal KM Barcelona di jalur pelayaran Kepulauan Talaud beberapa waktu lalu, yang diduga dipicu oleh kondisi penumpukan penumpang yang tidak teratur. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi evaluasi penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Belum lama ini ada kecelakaan Kapal Barcelona di jalur Kepulauan Talaud. Hal itu disebabkan banyaknya penumpang di kapal tersebut sehingga kondisinya sudah tidak beraturan,” ujarnya.

Normans meminta Pemerintah Provinsi Sulut memberi perhatian serius dan segera mengambil langkah konkret guna menambah armada maupun jadwal pelayaran ke Sitaro. Penanganan yang cepat dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut serupa di masa mendatang.