Juni 17, 2026

SulutHebat.com- Setelah sebelumnya viral melakukan gebrakan dengan membuat kegiatan pembelajaran Bahasa Tontemboan di Sekolah yang bertempat di desa Kumelembuai, kec. Kumelembuai, Kab Minahasa Selatan, kini menggelar Ujian Sekolah Berstandar Nasional Via Android. Senin 04-04-2022.

Dibawah pimpinan Kepala Sekolah Swingly Liow S.Pd SMA N 1 Kumelembuai terlihat terus berinovasi sehingga menggunakan fasilitas teknologi sebagai sarana penunjang pembelajaran dan kegiatan ujian. USBN via Android telah dimulai oleh peserta ujian kelas XII 2022.

Kepala SMA N 1 Kumelembuai Swingly Liow S.Pd mengatakan bahwa selain ini bagian dari menjawab tantangan zaman yang terus berkembang pesat, akan tetapi juga menyukseskan Program Pemerintah provinsi dibawah Pimpinan Gub. Olly Dondokambey tentang pengembangan teknologi dalam dunia pendidikan.

aktivitas USBN
aktivitas USBN

“Hampir semua layanan atau kegiatan saat ini berbasis internet apalagi di era digitalisasi ini. SMA N 1 Kumelembuai menjawab tantangan ini dengan melaksanakan Ujian Sekolah berbasis Android / Smartphone, Tujuannya agar siswa lebih nyaman, rileks tidak stres sehingga lebih mudah mengerjakan soal UN. Tapi juga membiasakan siswa menggunakan android dihal positif, sekaligus juga siswa tidak gaptek sehingga mendukung juga program Pemprov lewat Dinas Pendidikan” Ujar Liow

Disaat bersamaan Kepsek Swingly juga menambahkan bahwa pelaksanaan USBN via Android ini masih memiliki kendala dalam hal fasilitas karena tidak semua peserta didik memiliki android dan juga kendala teknis lainnya.

“Karena ini pertama kalinya digelar di sekolah kami sehingga masih memiliki kendala-kendala teknis dan juga masih ada siswa yang tidak memiliki Hp android tapi bisa ditanghulangi oleh sekolah dengan meminjamkan hp Android ke siswa. Saya juga berterima kasih kepada teman-teman guru, ASN dan THL yang terus mensupport setiap program khususnya USBN via Android ini, Semoga kedepan SMA N 1 Kumelembuai akan terus berbenah sehingga Pendidikan di Sulawesi Utara semakin Maju. Tutup Liow

Penerapan ujian berbasis smartphone memang sudah diterapkan di sejumlah sekolah yang ada di Indonesia. Penelitian yang dilakukan oleh Cambridge Internasional, memaparkan pelajar Indonesia paling aktif dalam penggunaan teknologi untuk media sosial dan pendidikan.

Menurut penelitian itu, sebanyak 40 persen pelajar Indonesia menggunakan teknologi di ruang kelas dibandingkan dengan banyak negara lain.

Turut hadir dalam pembukaan USBN tersebut Kepala Cabang Minsel-Mitra Max Lengkong, Kepala Seksie Pendidikan Rinny Badar, Pengawas Domisili beserta tim lainnya.