Mei 31, 2026

Bali, suluthebat.com- . Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)  G20 di Bali yang berlangsung pada tanggal 15-16 November ini bakal dihadiri 12.750 orang.

Selain delegasi para kepela negara dan kepala pemerintahan, KTT G20 itu juga akan dihadiri  pebisnis hingga lembaga swadaya masyarat.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam siaran pers yang diterbitkan Kemenko Marves, Minggu (13/11/2022)

.”Ada begitu banyak kepala negara yang ingin melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi dan permintaan presiden agar segera mengatur pertemuan-pertemuan bilateral,” kata Luhut.

Selain berdampak pada perekonomian nasional, kata Luhut, KTT G20 ini juga akan memberikan dampak kepada perekonomian Provinsi Bali.

Kontribusi KTT G20 ini, lanjutnya, diperkirakan mencapai 533 juta dollar AS atau sekitar Rp 7,4 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia 2022.

Menurut Luhut, sebagian besarnya akan berdampak bagi perekonomian Bali.

Dijelaskan, konsumsi domestik yang di dorong oleh rangkaian forum G20 diperkirakan naik mencapai Rp 1,7 triliun.

Selain itu,juga menyerap tenaga kerja hingga 33.000 orang, terutama  yang tersebar ke sektor transportasi, akomodasi, usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan MICE atau meeting, incentive conference exhibition. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *