Depo Plumpang Terbakar, Tim Emergency Pertamina Padamkan Api dalam 3 Jam

Jakarta, suluthbat.com- Depo Pertamina Plumpang di Jalan Tanah Merah Bawah RT 012 RW 09, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, terbakar Jumat (3/3) malam.
Tim Emergency PT Pertamina bekerja sama dengan Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota (Sudin Damkar) Jakarta Utara berhasil memadamkan api di area pipa dalam tempo tiga jam.
Saat ditemukannya kebocoran pipa penerimaan BBM pada pukul 19.33 WIB Jumat malam yang diikuti dengan terjadinya kebakaran di area pemukiman warga, Pertamina segera menyatakan status keadaaan darurat (emergency declare).
Tepat pukul 22.43 WIB, Tim Emergency Pertamina Emergency berhasil memadamkan api pada pukul 22.43 Jumat Malam.
“Setelah kondisi lokasi dinyatakan aman, status emergency dinyatakan dicabut dan penyaluran BBM kembali dilakukan pada pukul 04.00 WIB, sehingga pasokan BBM tidak terganggu,” ungkap Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).
Meskipun status darurat telah dicabut, kata Fadjar, Pertamina masih tetap mengantisipasi kebutuhan BBM di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dengan menjalankan alih supply dari dari Terminal BBM Tanjung Gerem, Terminal BBM Cikampek, dan Terminal BBM Ujung Berung.
Untuk memperkuat pasokan, penyaluran BBM juga dilakukan dari Kilang Balongan dan Kilang Cilacap melalui jalur laut ke Terminal BBM Tanjung Priok.
“Upaya alih suplai ini diperlukan untuk memastikan pasokan BBM tetap terpenuhi bagi masyarakat,”ujar Fadjar.
Fadjar menambahkan Pertamina juga mengatasi dampak yang terjadi dari insiden, khususnya bagi warga terdampak.
Sabtu (4/3) dini hari bantuan logistik telah disalurkan ke empat posko penampungan yakni Posko Koramil, Posko Kantor Lurah Tugu Selatan, Posko RPTRA Rasela Rawa Badak dan Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan.
Sebanyak 60 box air mineral, 200 paket makanan siap saji, 1000 makanan ringan dan ratusan Kasur, Selimut dan Masker.
“Bantuan akan terus dilanjutkan di masing-masing posko sesuai kebutuhan warga terdampak di lokasi pengungsian,” imbuhnya.
Terkat korban, tambah Fadjar, Pertamina berkomitmen memberikan penanganan terbaik.
“Pertamina berkomitmen penuh untuk memberikan penanganan terbaik bagi warga, baik yang telah meninggal, warga luka di rumah sakit dan warga di lokasi pengungsian,” pungkasnya. (*)
