Dana BOS Kota Tomohon Naik Rp14 Miliyar, Siap Tunjang Ikon Kota Pendidikan

Tomohon, suluthebat.id – Lagi lagi, dunia pendidikan di Kota Tomohon mendapat perhatian penuh oleh Pemerintah.
Pasalnya, baru saja diumumkan soal anggaran beasiswa untuk sekolah di Kota Tomohon yang naik hingga 4,3 Miliyar, kini kabar baik juga datang dari anggaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2024 kota Tomohon, mencapai angka lebih dari 14 miliar rupiah.
“Dana BOS kota Tomohon 2024 ada kenaikan dibanding dengan tahun 2023. Hal ini merupakan bagian apresiasi pemerintah pusat terhadap kemajuan bidang pendidikan di Kota Tomohon. Utamanya dalam pelaksanaan penerapan kurikulum merdeka,” sebut Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kota Tomohon, Dr Juliana Dolvin Karwur MKes MSi pada kegiatan peningkatan kapasitas pengelolaan dana BOS Sekolah Menengah Pertama (SMP) di AAB Guest House, Selasa (19/03/2024).
Karwur mengatakan, BOS ini merupakan bagian dana insentif daerah yang bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara.
Dikatakannya pula, hal ini atas perjuangan Walikota Tomohon Caroll J A Senduk SH sehingga sampai saat ini sekolah-sekolah di Tomohon seluruhnya menerima dana BOS.
“Saya laporkan bahwa seluruh SD dan SMP di kota Tomohon menerima dana BOS. Tidak ada satu pun yang tak menerima, baik di sekolah negeri maupun swasta,” ucap Karwur.
Ia kemudian melaporkan, total pagu anggaran bantuan operasional sekolah di kota Tomohon untuk tahun ini berjumlah empat belas miliar enam ratus empat puluh lima juta lima ratus tujuh puluh ribu rupiah.
Adapun anggaran Rp14.645.570.000,00 ini terbagi dua bagian:
Pertama, dana BOS reguler Rp13.455.570.000,00.
Kedua, dana BOS kinerja Rp1.190.000.000,00.
Dana BOS reguler dialokasikan kepada 64 Sekolah Dasar Rp7.576.320.000,00 dan 22 SMP Rp5.879.250.000,00. Sedangkan dana BOS kinerja dialokasikan untuk 7 sekolah penggerak senilai 550 juta rupiah.
Kemudian, untuk 11 sekolah memiliki prestasi sebanyak 275 juta rupiah. Untuk 14 sekolah memiliki kemajuan terbaik berjumlah 365 juta rupiah.
Selanjutnya kata Kadis, faktor lain yang tak kalah penting adalah manajemen pengelolaan dana BOS. Ini merupakan komponen integral dan tidak dapat dipisahkan dalam proses pendidikan secara keseluruhan. Tanpa manajemen, tidak mungkin tujuan pendidikan dapat diwujudkan secara optimal, efektif dan efisien.
Diketahui, giat peningkatan kapasitas pengelolaan dana BOS SMP tahun 2024 ini dihadiri Walikota Caroll yang juga berkenan membuka kegiatan secara resmi. Tampak peserta kegiatan, yakni para kepala sekolah bersama masing-masing bendahara BOS.

Dalam kegiatan itu, Walikota Tomohon Caroll Senduk mengatakn Dana BOS sebagai bagian dana tansfer ke sekolah masing-masing perlu di kelola secara tertib, efisien dan ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab yang merupakan bagian dari pengelolaan keuangan daerah.
“Kita tau bersama Kota Tomohon merupakan Kota Pendidikan, jadi kelola dana BOS dengan baik untuk menunjang peningkatan mutu pendidikan di Kota Tomohon, karena dengan mutu pendidikan yang baik akan berdampak baik bagi seluruh masyarakan di Kota Tomohon,” pesan Wali Kota Tomohon itu. (jud)
