April 21, 2026

Air Terjun “Kengkang” Wisata Alam dengan Pemandangan Pepohonan Hutan Minahasa

Minahasa, suluthebat.com- Sebagai bentuk dedikasi untuk Franky Kowaas, atlet dan pegiat olahraga ekstrem kebanggaan Provinsi Sulawesi Utara, yang menjadi salah satu korban gempa yang melanda Kota Palu. Air terjun yang berada di perbatasan Desa Tincep dan Timbukar Kecamatan Sonder disulap menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Minahasa, dengan menawarkan konsep yang bisa memacu adrenalin wisatawan pengunjung. Minggu (17/7/2022).

Dikatakan Nanvie Tagah (Istri alm. Franky Kowaas) selaku Owner tempat wisata tersebut yang juga menjabat ketua Forum komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Sulut, bahwa Air terjun kengkang, sebagai dedikasi segala kegiatan suaminya yang merupakan seorang pegiat olahraga pecinta alam.

“Air terjun ini dinamakan Kengkang yang merupakan panggilan akrab dari almarhum suami saya,” ungkap Nanvie.

Ia pun menjelaskan, di air terjun Kengkang ini, para wisatawan bisa menikmati udara pedesaan yang sejuk dan asri serta bisa mengabadikan diri lewat foto selfie maupun selfie berlatar belakang pemandangan air terjun maupun pepohonan hutan Minahasa.

Wisatawan pengunjung juga bisa mencoba memacu adrenalin dengan berjalan di wahana jembatan yang menjorok ke udara, serta bisa mencoba repling. Repling adalah salah satu kegiatan menuruni ketinggian dengan media tali kernmatle dari atas ke bawah.

“Apalagi di Desa Timbukar ada lokasi untuk arung jeram, sehingga wisatawan yang ingin bermain air atau sekedar menikmati keindahan alam bisa datang berkunjung kesini,” jelasnya.

Nanvie menambahkan, jika saat ini sementara dibangun museum.

“Museum ini nantinya akan diisi berbagai barang dan peralatan olahraga milik Franky Kowaas,” imbuhnya.

(Vidi)