Diduga Membakar Lahan, Wanita Paruh Baya Ditemukan Tewas Terbakar di Kebun

Tomohon, suluthebat.com – Seorang wanita paruh baya ditemukan tewas terbakar di tengah hamparan sisa kebakaran lahan di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Rabu (30/08/2023).
Dari keterangan Lurah Kelurahan Lahendong Reymond Londok, korban bernama Maria Wihelmina Moningka, berusia 60 Tahun.
Dari keterangan kepolisian melalui Kasi Humas Polres Tomohon AKP Ferdy Suluh, sekira pukul 16.00 WITA, bertempat di perkebunan Mahwowale Kompleks Pekuburan Kelurahan Lahendong Kecamatan Tomohon Selatan, telah ditemukan seorang perempuan atas nama Maria Wilhelmina Moningka, umur 60 tahun, pekerjaan tani, agama Kristen Protestan, alamat setempat telah meninggal dunia diakibatkan terbakarnya tubuh korban.
Menurut keterangan saksi-saksi dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang berhasil dikumpulkan oleh pihak kepolisian, diduga tubuh korban terbakar pada saat sedang membakar rumput di kebun.
Kepada pihak kepolisian seorang pria bernama Ferri Londok berusia 57 tahun, pekerjaan tani, mengatakan, saat akan pergi ke kebunnya sempat melihat korban di lokasi TKP sedang mencangkul kebun. Terlihat, sebagian rumput sedang dibakar oleh korban.
Kemudian saksi melanjutkan perjalanan ke kebunnya. Selanjutnya, sekira pukul 12.30 wita, saat saksi melewati lagi lokasi tersebut, terlihat lokasi itu sudah terbakar namun tidak melihat keberadaan korban. Saksi baru mengetahui korban meninggal setelah mendapat laporan dari warga.
Saksi lainnya bernama Julius Datu, umur 35 tahun, pekerjaan swasta, warga setempat juga menerangkan bahwa saksi sekira pukul 12.30 WITA, pada saat ia melewati kompleks TKP kebakaran, saksi sempat mendengar ada suara orang yang berteriak. Saksi hanya melihat ada asap di lokasi TKP, tetapi saksi langsung pergi pulang tanpa mengecek dilokasi TKP. Saksi kemudian langsung menuju pulang.
Selanjutnya, sekira pukul 16.00 Wita korban akhirnya ditemukan oleh warga bernama Welly Y. Lilir, umur 67 tahun, pekerjaan tani, warga setempat.
Dari keterangan saksi bernama Welly itu ke polisi, pada saat lewat di lokasi TKP, ia menemukan korban sudah meninggal dunia dan tidak berani untuk menyentuh korban dan langsung melaporkan ke Kelurahan.
Kata saksi, korban selama ini tinggal di rumah sendiri tidak menikah.
Kemudian, setelah mendapat informasi dari pihak Kelurahan setempat, Kapolsek Tomohon Selatan langsung turun ke lokasi TKP bersama personil Piket Polsek Tomohon Selatan dan langsung mengamankan lokasi TKP dengan memasang Police Line.
Setelah itu, Unit Intel langsung melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) dan menghubungi unit Identifaikasi Polres Tomohon.
Hasil identifikasi unit Iden Polres Tomohon, kondisi korban meninggal dikarenakan terbakar seluruh badan.
Kondisi korban saat ditemukan sudah terbakar tidak memakai pakaian/telanjang dan tubuh posisi tengkurap.
Ditemukan satu buah pacul milik korban berada di dada korban.
Hasil Koordinasi dengan keluarga korban, ibu Sance Moningka (adik korban) bahwa korban tidak akan dilalukan outopsi dan akan bertanda tangan surat penolakan outopsi, selanjutnya korban di bawa ke RS. Anugerah Tomohon untuk dibersihkan dan setelah itu korban akan disemayamkan di rumah duka di rumahnya. (Jud)
