Mei 31, 2026

MANADO, suluthebat.com – Bupati  Minahasa Utara (MINUT) Joune Ganda meminta masyarakat di wilayahnya tetap mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari ini di Sulawesi Utara, termasuk nelayan serta warga yang tinggal di daerah perbukitan dan tebing.

“Dengan melihat kondisi yang terjadi beberapa hari lalu, Pemerintah Kabupaten Minut menghimbau agar nelayan jangan dulu melaut karena gelombang masih cukup tinggi dan dapat mengancam keselamatan nelayan itu sendiri,” ujarnya saat menghadiri sebuah acara di Manado.

Demikian juga kepada warganya yang  bermukim di daerah perbukitan agar mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor atau pohon umbang akibat terpaan angin yang sudah di atas rata-rata. Badai dan hujan ini, kata dia, tetap harus diwaspadai agar masyarakat terhindar dari bencana.

Pemkab Minut sendiri, kata Bupati Joune Ganda, terus melakukan pemantauan di wilayah-wilayah pesisir dan perbukitan, termasuk di beberapa kawasan wisata di daerah itu. “Ada anggaran yang disiapkan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana,” ujarnya.

Hujan dan angin kencang yang melanda Sulawesi Utara, diakuinya ikut merusak salah satu obyek wisata di Minut, yakni Raewaya Hills di mana beberapa bagian bangunan roboh dan pohon yang patah. Demikian juga di kompleks perkantoran Pemkab Minut yang mengalami kerusakan akibat terpaan angin badai.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh komponen di Minut agar mewaspadai terus gejala alam ini untuk menghindari  timbulnya korban. “Tunggu saja sampai keadaan normal kembali, barulah beraktivitas seperti  biasa,” harapnya.(*)