Tak Terbukti Kianati Negara, DPP PDI Perjuangan Usul Negara Minta Maaf ke Bung Karno

Jakarta, suluthebat.com– Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mengusulkan agar negara meminta maaf kepada Presiden RI-1 Ir.Soekarno yang pernah dituding ssebagai pengkianat negara.
Demikian disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, di Jakarta, Selasa (8/11/2022).
“Ya selanjutnya menurut kami setelah diperolehnya gelar pahlawan nasional, kepada Bung Karno di tahun 2012, maka seyogianya negara melalui pemerintah Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf kepada Bung Karno dan keluarga, serta bangsa Indonesia atas perlakuan yang tidak adil yang pernah dialami seorang proklamator bangsa, seorang pendiri bangsa,” uja Basarah.
Basarah meminta permintaan maaf negara itu harus disampaikan ke public sebagai sebuah proses rehabilitasi nama baik Bung Karno.
Sebelumnya, Presiden Jokowi menegaskan gelar kepahlawanan Presiden Sukarno dengan menyinggung ketetapan MPRS Nomor 33/MPRS/1967 yang sudah dinyatakan tidak berlaku lagi.
Basarah menyampaikan ucapan terima kasih atas penegasan Presiden Jokowi tentang kesetiaan Bung Karno kepada bangsa yang tak pernah lekang oleh waktu.
Ia mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang menegaskan tuduhan yang pernah diberikan oleh Tap MPRS 33 Tahun 67 atas dugaan pengkhianatan Bung Karno pada bangsa dan negara melalui dukungan pemberontakan pada G30S PKI 1965 lalu tidak terbukti.
“Maka dengan telah diberikannya gelar pahlawan nasional oleh Presiden SBY pada tahun 2012 lalu, sesungguhnya tuduhan yang telah diberikan oleh Tap MPRS 33/1967 itu tidak terbukti,” pungkas Basarah. (*)
