Kemah 1000 Tenda di Motoling Segera Dibuka

Minsel, suluthebat.com – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Motoling, dalam waktu dekat ini akan menggelar Kemah 1000 Tenda Tingkat SD/SMP dan SMA se-Minahasa Selatan.
Kemah yang mengambil tema “Satyaku Darmaku Kubaktikan”, rencananya akan dilaksanakan dan akan dibuka oleh Bupati Franky Donny Wongkar SH pada hari Selasa 08 November 2022 di Bumi Perkemahan Desa Motoling Dua Jln Lopana dan akan berlangsung selama lima hari pada 07 sampai 11 November 2022 mendatang.
Kemah 1000 tenda ini akan diikuti peserta yang terdiri dari pramuka tingkat siaga penggalang dan penegak di tingkat SD/SMP dan SMA yang berada di Kecamatan Motoling, Kabupaten Minahasa Selatan.
Setiap peserta/sekolah minimal mengirim 10 putra 10 putri (1 regu putra dan 1 regu putri).
Ketua Kwarcab Kak Petra Yanny Rembang M.Th Gerakan Pramuka, meninjau kesiapan di setiap tenda yang akan mengikuti perkemahan dan dia mengungkapkan kemah seribu tenda pramuka ini merupakan keinginan dari para perintis pramuka yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan. Oleh karena itu pihaknya terus berupaya agar keinginan tersebut bisa terwujud dan terlaksana.
“Kegiatan ini bukan untuk keren-kerenan, tetapi untuk menanamkan nilai-nilai kepada anak didik agar memiliki jiwa yang tangguh. Kalau sudah terbiasa demikian, maka anggota pramuka kalau ditaruh dimanapun bisa. Harapannya gerakan pramuka bisa menggelar kegiatan ini untuk generasi muda kita dimasa depan,” ungkapnya.

Menurut Wakil Bupati Minahasa Selatan ini, kemah seribu tenda ini akan menjadi kenang-kenangan yang baik bagi generasi muda selanjutnya di Kabupaten Minahasa Selatan, karena tantangan di luar sangat luar biasa, termasuk prinsip dan toleran terhadap sesama.
“Gerakan pramuka itu dilakukan karena ingin memanusiakan manusia. Ini harus menjadi prinsip kita sebagai anggota pramuka. Kehidupan itu dinamis dan berkembang yang efeknya juga akan berkembang,” jelasnya.
Kak Petra menambahkan gerakan pramuka saat ini harus ada pemikiran modern sesuai dengan perkembangan tetapi tidak keluar dari prinsip-prinsip pramuka untuk membentuk manusia yang tangguh. “Mohon maaf jika selama menjalankan roda organisasi ini ada dinamika tetapi itu dilakukan untuk menunjukkan kecintaan kepada pramuka di Kabupaten Minahasa Selatan,” tegasnya.
Sementara ketua panitia Gerakan Pramuka Kabupaten Minahasa Selatan Kak Henry M Piri menyampaikan kegiatan ini bertujuan menanamkan rasa patriotisme dan cinta tanah air, menanamkan rasa disiplin dan percaya diri, menjadi wadah dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkualitas tinggi, membentuk rasa persaudaraan dikalangan sekolah/tingkat SD/SMP/SMA se Kabupaten Minahasa Selatan. Melatih jiwa persaudaraan, kompetitif yang sehat serta memberikan penghargaan kepada anggota Pramuka Tingkat Penggalang dan penegak.
“Ada berbagai Kegiatan yang dilakukan diantaranya memasak-masakan tradisional (memasak ala pramuka), (ketangkasan) bakti sosial, cerdas cermat Pramuka, pentas seni, teknik kepramukaan meliputi pionering tali temali semafore morse lomba tapak tenda. Nantinya akan diberikan penghargaan khusus untuk berupa sertifikat dan tiska,” katanya.
Menurut Henry, kegiatan ini dilatarbelakangi karena pramuka yang merupakan salah satu dari bagian besar agen pembaharuan (agent of change) yang menjadi harapan bangsa, negara serta agama, dituntut mampu berprestasi dan memberi warna dalam masyarakat.
“Setidak-tidaknya Pramuka mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam tubuh pramuka itu sendiri serta masyarakat sekelilingnya. Disisi lain Pramuka juga diharapkan mampu mengaktualisasikan diri dan mempersiapkan masa depannya (future life),” pungkasnya.
