Juni 17, 2026

MELONGUANE, suluthebat.com-Masyarakat maritim dari berbagai daerah di Kabupaten Kepulauan Talaud mendatangi Balai Pengobatan (BP) Lanal Melonguane untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua. Selasa (10/8).

Walaupun tenaga kesehatan (nakes) yang dimiliki oleh Lanal Melonguane sangat terbatas, namun dengan dibantu oleh personel lainnya, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua bagi masyarakat maritim di wilayah perbatasan di beranda Utara NKRI tersebut dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar.

Berkaitan dengan kegiatan tersebut, Letkol Marinir Adi Sucipto,S.T.,M.Tr.Hanla selaku Komandan Lanal Melonguane kembali mengapresiasi masyarakat Talaud yang telah memiliki kesadaran  tinggi untuk mengikuti program vaksinasi tahap kedua ini.

“Animo masyarakat untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi, hal tersebut terlihat dari cukup banyaknya masyarakat yang menghubungi Lanal Melonguane untuk menanyakan kapan ada kegiatan vaksinasi lagi di Lanal, banyak juga yang menanyakan kapan vaksinasi kedua dilaksanakan,” jelas Danlanal Melonguane.

Tingkat kesadaran warga Melonguane terhadap pentingnya vaksinasi Covid-19 terlihat antusias warga yang ingin divaksin.

“Hal tersebut membuat saya senang, karena hal tersebut menjadi salah satu indikator bahwa kesadaran masyarakat sudah tinggi dan juga keberadaan kami di lingkungan masyarakat perbatasan dibutuhkan dan bermanfaat,” tutur Danlanal Melonguane.

Selain itu, Danlanal juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Letda Laut (K) dr. Fahmi Henggar P. selaku Pgs Balai Pengobatan (BP) Lanal Melonguane dan anggotanya yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi saya yang tinggi kepada seluruh prajurit saya, terutama yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan,” terangnya.

Danlanal mengungkapkan, walau jumlah mereka sangat-sangat terbatas, namun sampai detik ini mereka terus selalu semangat  dalam menjalankan tugas kemanusiaan ini.

“Saya juga bangga dengan seluruh anggota saya yang selalu kompak, solid dan bersemangat dalam menjalankan semua tugas. Mari kita jadikan semua kegiatan kita ini sebagai sarana menunaikan kewajiban kita kepada dinas, bangsa dan negara serta kita jadikan daerah penugasan di perbatasan ini sebagai ladang amal bhakti kita kepada Tuhan YME,” tutupnya. (***)