48 Warga Belajar PKBM Pasungkudan Minut Mengikuti Ujian Kesetaraan Paket C

Minut, suluthebat.id- Sebanyak 48 warga belajar peserta Progam Kelompok Belajar (Kejar) Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) PASUNGKUDAN Minahasa Utara mengikuti Ujian kesetaraan paket C yang setara dengan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA), yang berlokasi di SMA Negeri 1 Airmadidi. Sabtu (18/5/2024).
Kepala Sekolah PKBM Pasungkudan Minut
Steinward Latumaerissa, S.Pd mengatakan bahwa, Pendidikan Kesetaraan sendiri merupakan Program Pelayanan Pendidikan pada jalur pendidikan Non Formal yang bertujuan untuk memberikan pelayanan setara SD, SMP, SMA atau sederajad kepada warga masyarakat yang pendidikannya tidak dapat ditempuh melalui jalur pendidikan formal.

Untuk ujian kesetaraan tahun ini para peserta yang mengikuti berasal dari Bitung, Manado, Kotamobagu, dan Bolmong Raya.
“Saya memberikan apresiasi kepada peserta dari Kotamobagu dan Bolmong Raya, yang punya spirit dan semangat yang luar biasa karena mau berkorban waktu tenaga jauh-jauh datang ke Minahasa Utara,” ucap Latumaerissa.
Sebagai wujud apresiasi khusus buat teman-teman dari Kotamobagu dan Bolmong Raya, Kepsek Steinward Latumaerissa akan memprioritaskan mereka untuk menyiapkan lapangan pekerjaan setelah lulus nanti.
“Terima kasih telah memilih PKBM Pasungkudan sebagai tempat untuk belajar. Dan kami bersyukur, karena PKBM Pasungkudan telah menjadi fsilitator bagi penyalur tenaga kerja ke Singapura. Karena ada warga belajar yang sudah berhasil, namanya Jein Sorongan asal Kawangkoan Minahasa, dia ini jebolan dari PKBM Pasungkudan yang saat ini kerja di salah satu perusahaan di Singapura. Saya ingin teman-teman yang akan lulus nanti, bisa berhasil juga.” kata Latumaerissa.

Sementara itu, warga belajar dari Bolmong Srimananda Ododai didampingi Eka Titiyanti dari Kotamibagu mengungkapkan bahwa mereka memilih PKBM Pasungkudan Minut karena kualitasnya pendidikannya bagus.
“Kalau PKBM memang ada di Kotamobagu dan wilayah Bolmong Raya, tetapi kami lebih memlilih PKBM Pasungkudan Minut karena lebih masiv dalam kegiatan belajar dan lebih terfasilitasi dengan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PKBM Pasungkudan,” ungkapnya.
Terpisah, Juliana Pandelaki, S.Pd
Kasie Pembinaan Kursus dan Kelembagaan Dinas Pendidikan Minut, saat ditemui usai memantau jalannya ujian kesetaraan Paket C ini, berharap untuk kedepan dengan hasil usaha mereka belajar, akan mendapat hasil yang terbaik untuk masa depan.
“Tentunya kami sangat bangga ada warga belajar dari daerah lain yang memilih belajar di kabupaten Minahasa Utara, itu artinya Minahasa Utara dinilai sangat baik di bidang pendidikan karena betul – betul Kegiatan Belajar Mengajarnya berjalan dengan baik. Kami dari pihak Pemkab Minut sangat berterima kasih dan welcome terhadap warga belajar dari manapun yang akan datang belajar di PKBM Pasungkudan Minut. Karena belajar itu bisa dimana saja.” Pandelaki.
Perlu diketahui, PKBM Pasungkudan Minut di tahun 2024 ini adalah sekolah satu-satunya yang dipercayakan menjadi sekolah gerakan sehat se Sulut khusus di kesetaraan. (Vivi)
