Juli 27, 2026

Wujudkan Penyelenggaraan Pemerintahan yang Memadai, Badiklat Kumham Sulut Gelar Pelatihan SPIP Angkatan II

Manado, suluthebat.com- Balai Diklat Hukum dan HAM Sulawesi Utara menyelenggarakan Pelatihan Sistem Pengendalian Intern Pmerintah (SPIP) Angkatan II. Kamis (21/7/2022).

Hadir dalam acara tersebut secara virtual Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Asep Kurnia, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Beligan Sembiring, Kakanwil Sulawesi Barat, Faisol Ali, Kakanwil Gorontalo, Heni Susila Wardoyo, Kakanwil Maluku, H.M. Anwar dan Kadivmin Maluku Utara, Andi Basmal.

Diawali dengan Laporan Kepala Balai Diklat Hukum dan HAM Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Seksi Penyelenggara, Abdul Majid Ode yang melaporkan bahwa diselenggarakannya pelatihan SPIP bertujuan untuk menerapkan sistem pengendalian intern berbasis kinerja dan mendorong terciptanya perilaku aparatur yang taat berbagai peraturan perundang-undangan.

“Pelatihan ini dilaksanakan mulai dari tanggal 20-23 Juli 2022, yang diikuti oleh 40 peserta pelatihan yang merupakan pejabat dan pegawai yang menangani penyusunan laporan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang ada di Wilayah Kerja Balai Diklat Hukum dan HAM Sulawesi Utara,” jelas Majid.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Asep Kurnia. Dalam sambutannya Kabadan menyampaikan pentingnya SPIP dalam memberikan keyakinan yang memadai bagi tercapainya efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan negara, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan asset negara dan ketaatan terhadap peraturan Per-UU-an, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 33 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor: M.HH-02.pw.02.03 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

“SPIP diselenggarakan secara menyeluruh di lingkungan pemerintah pusat dan daerah dan dalam mewujudkan tata Kelola penyelenggaraan pemerintahan negara perlu dilaksanakan secara terbuka dan bertanggung jawab.” ucapnya.

Diakhir sambutan, Asep Kurnia mengingatkan dan mengajak para peserta pelatihan dan ASN Kemenkumham untuk meningkatkan kinerja Kementerian Hukum dan HAM Yang Semakin PASTI dan Ber-Akhlak.

“Mari bersama kita mendukung program pemulihan ekonomi nasional dan reformasi struktural untuk mewujudkan Indonesia Maju,” ajak Kabadan.

Usai acara pembukaan, para peserta mengikuti pretest berupa soal objektif sebanyak 10 nomor untuk diselesaikan dalam waktu 30 menit, yang dipandu oleh
Kepala Seksi Program dan Evaluasi Badiklat Kumham Sulut, Fetty H Wantania, S.Kom.

Dikatakan Fetty H Wantania, bahwa sebelum masuk materi para peserta wajib mengikuti pretest yang merupakan dasar atau acuan dari pelatihan ini.

“Pretest ini, untuk mengukur sejauh mana pemahaman awal peserta terhadap materi pelatihan,” jelas Wantania.

(Vivi)