Terus Tuai Prestasi, Kali Ini Olly Menerima Penghargaan Abdi Bakti Tani
Sulut, Suluthebat.com – Meskipun dimasa pandemi Covid-19, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey terus menuai prestasi, kali ini Gubernur menerima penganugerahan Abdi Bakti Tani 2021 oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden, dalam kategori Provinsi dengan nilai ekspor komoditas Pertanian Tertinggi selama Januari 2020 sampai Juni 2021.
Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras masyarakat petani nyiur melambai, sehingga Sulut mampu mengekspor komoditas tertinggi ke luar negeri.
Penghargaan ini diberikan dalam rangkaian hari Tani Nasional 2021 yang jatuh pada tanggal 24 September 2021 nanti, sekaligus Mengapresiasi Kinerja dan Prestasi Pemerintah Daerah yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan bagi 273 jiwa penduduk di Indonesia dan meningkatkan ekspor produk pertanian dimasa pandemi Covid-19.
pemerintah Sulut gencar melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan sektor ekonomi dimasa Pendemi Covid-19 salah satunya sektor pertanian dengan Programnya Marijo ba Kobong dan berhasil bahkan produk pertanian sulut terbuka lebar untuk ekspor ke beberapa negara maju.
Sementara itu menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Utara Ir. Novly Wowiling, M.Si mengatakan, penghargaan yang akan di terima Pak Olly di bidang pertanian merupakan satu kebangaan bagi kita Masyarakat Sulawesi Utara khususnya buat para Petani yang sudah bekerja keras untuk memajukan pertanian dan perkebunan di Sulut.
“Ini merupakan suatu kebangaan bagi Pemerintah Sulut terlebih dahulu untuk para petani kita yang telah banyak berkontribusi pada sektor ekonomi masyarakat Petani pada saat Pandemi ini,” ujar kadis Pertanian bersama Ketua ODC Sulut Ferry Wowor yang juga merupakan pemerhati di Bidang Pertanian Masyarakat Sulut.
“Keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi semua pihak termasuk para Petani di Sulawesi Utara,” ungkap Kadis Novly Wowiling saat mendampingi Gubernur ketika menerima penghargaan, Senin (13/09/2021).
Seperti yang dicatat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) di Sulawesi Utara pada bulan Agustus 2021 menjadi 109,44 atau naik 0,73 persen, dibandingkan dengan Juli yang masih 108,65.
Adapun NTP Sulut pada Juni 2021 sebesar 108,09 dibandingkan dengan Mei yang masih 105,54.
Kenaikan NTP Agustus berasal dari dua sisi indeks, yakni indeks yang diterima petani (Ib) mengalami kenaikan 0,69 persen;n sementara indeks yang dibayar petani (Ib) turun 0,03 persen.
Selain itu, kenaikan NTP sejalan dengan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) yang juga mengalami kenaikan sebesar 0,65 persen, dari nilai 109,49 di Juli menjadi 110,21 di Agustus.
Kenaikan pada nilai NTP dan NTUP merupakan salah satu indikator bahwa tingkat kesejahteraan petani Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey terus membaik serta dapat menjadi bukti bahwa sektor pertanian selalu tumbuh khususnya di tengah pandemi Covid 19.
Di wilayah perdesaan terjadi deflasi yang cukup rendah, hanya 0,06 persen. Hanya kelompok bahan makanan, minuman dan tembakau yang mengalami deflasi sebesar 0,16 persen, sedangkan kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi dengan nilai yang bervariatif.
Sebagai informasi, NTP ini merupakan perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dengan indeks harga yang dibayarkan petani dan dinyatakan dalam persentase.
NTP salah satu indikator untuk melihat daya beli petani, dengan mengukur kemampuan tukar produk yang dihasilkan/dijual dibandingkan dengan petani yang dibutuhkan petani, baik untuk proses produksi maupun konsumsi rumah tangga. (Pro)
