April 29, 2026

Terkait Kematian Siswa SMK N 3 di Swiss-belHotel, Aliansi Pembina Remaja Temui Kapolresta Manado

Picsart_24-09-27_02-49-57-860

Manado, Suluthebat.id – Dukungan dan upaya untuk menemukan titik terang terkait Kematian Reynaldi Kevin Sampel terus berdatangan.

Terkini, aliansi pembina remaja GMIM Rayon I Manado, dipimpin Deky Foke dan Frans Kansil, bertemu Kapolresta Manado, Kombes Pol. Julianto Sirait, Rabu (25/9/2024).

Pertemuan tersebut bermaksud untuk mendoakan dan mendorong penyidikan dan pengungkapan kasus yang mengakibatkan Siswa SMK N 3 Manado itu meregang nyawa saat melaksanakan PKL di hotel Swiss-Bell Maleosan Manado.

“Dalam pertemuan tersebut, kami para pelayan dan pembina remaja GMIM di Rayon I Manado, menyampaikan maksud kami, untuk menggelar aksi di hotel yang menjadi lokasi kematian korban,” kata Ketua Komisi Remaja GMIM Efrata Pandu, Deky Foke, didampingi Ketua Komisi Remaja GMIM Tasik Genesaret Frans Kansil.

Foke menjelaskan, saat menyampaikan maksud tersebut, pihaknya sudah menyampaikan permohonan untuk diadakan surat izin terkait dengan aksi yang akan dilaksanakan nanti. 

Karena itu, dia mengatakan, mengatasnamakan para pembina remaja GMIM, menyampaikan terima kasih atas penyambutan kapolresta yang hangat dan baik kepada pembina remaja GMIM di Manado.

Foke dan Kansil menegaskan, mereka akan terus mengawal seluruh proses kepolisian, sambil mendoakan agar dapat diselesaikan dengan benar. 


Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Manado, Kombes Pol. Julianto Sirait yang menerima para pembina remaja itu, menyambut hangat dan mengapresiasi kedatangan Deky Foke dan Frans Kansil.

Kombes Pol. Julianto Sirait juga menyampaikan terima kasih kepada para pembina remaja, karena menyampaikan niatnya untuk melaksanakan aksi dengan cara baik-baik. 

Sirait menegaskan, sudah memerintahkan anak buahnya untuk memproses kejadian tersebut, sesuai dengan hukum yang berlaku secara cepat. 

Diketahui, Remaja Kevin Sampel pada hari Minggu 15 Sepetember 2024 meninggal dunia setelah mengalami peristiwa naas ditempat dirinya melakukan Praktek Kerja Lapangan di Swiss Bell Hotel Maleosan Manado.
 

Ketika dikonfirmasi terkait pertanggungjawaban atas kejadian tersebut, pihak hotel Swiss-Bell memilih bungkam. (**/Vil)