Juni 1, 2026

Sinergitas TNI dan FKKM Binaan PT MSM TTN Gelar Komsos bersama Masyarakat Lingkar Tambang

Minut, suluthebat.com- Sinergitas TNI khususnya Lantamal VIII Manado dan FKKM (Forum Konsultasi Kemitraan Multipihak) binaan PT MSM TTN Likupang, mengadakan sosialisasi yaitu komunikasi sosial TNI dengan masyarakat di kampus Satdik (Satuan Didik) TNI Angkatan Laut, desa Rinondoran kecamatan Likupang Timur kabupaten Minahasa Utara, provinsi Sulawesi Utara. Rabu (7/6/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat dari desa disekitar Satdik AL seperti Desa Rinondoran, Pinenek, Winuri, Wineru, Maen, Pulisan, Kalinaun, Marinsow dan beberapa desa lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Brigadir Jenderal TNI Edi Nurhabad, Pa Sahli Tk II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Camat Likupang Timur, Debby Wagiu, Ketua FKKM, Richard Tatuil,  para Hukum Tua wilayah lingkar tambang yang tergabung dalam forum FKKM.

Adapun kegiatan bakti sosial di kampus Satdik AL meliputi, Sosialisasi stunting, Pemasangan KB, Khitanan dan Sosialisasi UMKM berlangsung di ruangan kelas Satdik AL. Kemudian, pemeriksaan gigi untuk anak sekolah berlangsung di SD Negeri Kecil desa Resetlement Likupang Timur. 

Kepada media ini, Brigadir Jenderal TNI Edi Nurhabad, Pa Sahli Tk II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, mengatakan program baksos dan komsos ini, sifatnya bersentuhan langsung dengan masyarakat. Khususnya di lingkungan Angkatan Laut Lantamal VIII Manado, akan meninjau, mengawasi dan mengendalikan kegiatan tersebut yang berlangsung dari tanggal 6-9 Juni 2023.

“Kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin tahunan dan saya lihat kali ini sudah sangat bagus. Audiensnya sudah banyak,” ucap Brigadir Jenderal TNI Edi Nurhabad.

Disinggung mengenai Kampus Satdik (Satuan Didik) TNI Angkatan Laut, secara singkat Brigjen TNI Edi Nurhabad, menjelaskan, bahwa sekolah tersebut akan dibuka tahun 2024.

“Satdik TNI AL ini, diprioritaskan untuk putra putri daerah. Untuk kuota biasanya sekitar 100 orang dan tentunya dengan melihat SDM yang ada,” jelasnya.

Menurutnya, dari pada putra putri daerah dikirim ke wilayah lain, lebih baik minta difasilitasi oleh Pemerintah provinsi bahkan pusat untuk mengembangkan sekolah tersebut.

“Kita harus semangat menciptakan pemimpin masa depan dengan kearifan lokal masing- masing daerah,”pungkas Edi Nurhabad. (Vivi)