Juni 1, 2026

PKPG Pemuda Sinode GMIM 2023 “Driven by the Gospel”, Sukses Terlaksana

Perkemahan karya pemuda gereja 2023 “Driven by the Gospel”

Tanawangko, suluthebat.com – Perkemahan Karya Pemuda Gereja (PKPG) se-Sinode GMIM tahun 2023 yang dilaksanakan di Desa Lolah Wilayah Tanawangko I, Sukses terlaksana, Jumat (7/07/2023).

Kegiatan perkemahan yang dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 3 hingga 7Juli itu secara resmi ditutup pada acara closing ceremony, dengan menggelar kegiatan ibadah yang dipimpin oleh Pdt Marsel Botu MTh.

Dalam ibadah, Pdt Masel Botu membaca ayat Alkitab yang terdapt pada 1 Korintus 15 : 1 – 4, 10 – 11 dengan Judul “Kebangkitan Kristus”. Semua peserta terpantau khusyuk dalam peribadatan tersebut.

Diketahui, perkemahan karya pemuda gereja sinode GMIM ini mengangkat tema “Driven by the Gospel”, yang diikuti kurang lebih 30ribu orang pemuda.

Ketua Komisi Pemuda GMIM Sinode Pnt Rio Dondokambey dalam kegiatan tersebut mengatakan peserta meningkat hampir 3x lipat dari tahun sebelumnya.

“Itu satu hal yang perlu disyukuri, karena terlihat tren tahun ini semuanya ada peningkatan, seperti halnya saat di kegiatan selebrasi paskah, meningkat 2x lipat,” ujar Pnt Rio Dondokambey.

Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM, Pnt Rio Dondokambey

“Memang ada tren kenaikan partisipasi pemuda dalam kegiatan sinodal. Tentunya kita berharap itu bisa menjadi berkat untuk kita semua,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia PKPG 2023 Steve H A Kepel ST MSi yang juga merupakan Sekretaris Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara itu memberi apresiasi kepada Pemerintah setempat, Hukum Tua, serta para Pendeta dan Gereja setempat.

Ia mengatakan atas nama pribadi dan sebagai ketua panitia mengapresiasi kepada semua pemuda pemudi atas suksesnya pelaksanaan PKGP 2023 itu.

“Saya berharap ini terus dipelihara dan terus dipupuk dan bukan hanya dengan jumlah begini yang hadir tahun depan tapi daripada itu seluruh pemuda GMIM dapat kita kumpulkan dalam persekutuan,” sambungnya.

Ketua Panitia PKPG 2023 Steve Kepel

Apresiasi juga Ia berikan kepada masyarakat sekitar yang sudah mendukung dan menciptakan suasana yang kondusif, sehingga penyelenggaraan perkemahan karya pemuda tersebut dapat berlangsung dengan baik.

“Semoga obor pembangunan pemuda GMIM terus menyala, terus menjadi pilar gereja. Terus bersemangat dalam iman, penuh dedikasi, menginspirasi, memberikan nilai nilai positif dalam kehidupan gereja dan dalam kehidupan bermasyarakat,” tutup Sekprov Sulut itu.

Sementara itu salah satu peserta PKPG Sinode 2023, dari jemaat GMIM Betlehem Ranomea melalui Pnt Marsel Poli mengatakan sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan perkemahan tersebut. Ia bilang, banyak kesan positif yang diterimanya bersama anggota pemudanya selama mengikuti perkemahan tersebut.

“Sungguh sangat luar biasa support dari panitia untuk kegiatan ini, sehingga terlaksana dengan baik. Meskipun banyak rintangan dengan kondisi cuaca yang sering hujan, namun begitulah perkemahan, mo beking torang mandiri, namanya juga hidup di alam begini, jadi bagaimana kita bisa siap untuk hadapi itu semua, dan dari itulah juga iman kita dibangun,” ucap Pnt Marsel.

Ketua Pemuda GMIM Betlehem Ranomea Pnt Marsel Poli bersama anggota

Ia mengatakan selama PKPG, ada banyak kegiatan kerohanian. Ibadah ibadah serta materi materi yang mengenalkan dan mendekatkan diri pada Tuhan, tentu berorientasi pada pemuda, supya pemuda pemudi bole lebih mengenal jati diri sebagai pemuda kristen.

“Selama mengikuti perkemahan, kami sangat merasakan penyertaan Tuhan yang sungguh luar biasa. Meski ini awal kami mengikuti kembali perkemahan karena terhalang Covid19 waktu lalu, dan meski awalnya pesimis akan terjadi seperti apa, tapi penyertaan Tuhan selama di sini sungguh luar biasa,” ungkap Pnt Marsel.

“Selama mengikuti perkemahan, saya melihat kebersamaan para teman teman anggota pemuda terjalin luar biasa, semua saling memberi kontribusi, mandiri, dan saling kompak,” tambahnya lagi.

Ia berharap kiranya kebersamaan dan kekompakan itu bisa terus terjalin dan dapat dipertahankan. Harapannya juga, kiranya setelah ini para pemuda lebih menjadi pemuda pemudi Kristen yang takut akan Tuhan.

“Yang diajarkan dalam PKPG ini bagaimana kita saling membantu, tolong menolong, bergotong royong, hingga saling peduli satu sama lain. Serta bagaimana kita saling melengkapi. Intinya bagaiman kita bisa bertumbuh dalam Kasih,” ujarnya.

Ia pun berharap kebersamaan yang terjalin selama di PKPG ini boleh terus bertumbuh dan berkelanjutan di lingkungan kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Ia juga berharap untuk kegiatan PKPG selanjutnya akan jadi lebih luar biasa.

Pada acara closing ceremony PKPG 2023 itu dimeriahkan juga dengan konser rohani dari artis nasional Agatha Chelsea. (Jud)