April 20, 2026

Membatik di Sekolah: Ide Cemerlang Liow untuk Dorong Kreativitas Siswa

Minsel, suluthebat.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-79, SMA Negeri 1 Amurang menyelenggarakan pelatihan membatik yang bekerja sama dengan Wale Batik Minahasa, Kamis (15/08/2024).

Pelatihan membatik di sekolah merupakan langkah penting dalam melestarikan warisan budaya dan memperkenalkan siswa pada keindahan seni tradisional. Membatik, yang merupakan teknik pewarnaan kain dengan menggunakan lilin dan pewarna, adalah bagian integral dari budaya Indonesia dan memiliki nilai sejarah serta seni yang mendalam.

Dengan mengadakan pelatihan membatik di sekolah, siswa tidak hanya belajar tentang teknik dan proses pembuatan batik, tetapi juga mendapatkan wawasan mengenai makna simbolis dan sejarah yang terkandung dalam setiap motif batik. Ini membantu mereka memahami dan menghargai kekayaan budaya Indonesia sejak dini.

Kepala Sekolah SMA N 1 Amurang, Swingly Liow menekankan pentingnya kreativitas dalam pendidikan, karena siswa yang kreatif adalah siswa yang mampu menuangkan semua ide dan imajinasi mereka. 

“Salah satu cara kami mendorong kreativitas adalah melalui kegiatan membatik di sekolah. Oleh karena itu, kami mengundang Wale Batik Minahasa, yang ahli dalam batik asli Minahasa, untuk memberikan pelatihan ini,” ujar Liow.

Kepala Sekolah berharap pelatihan ini akan membantu siswa memahami dan mempraktikkan teknik membatik yang benar, karena Dia ingin siswa tidak hanya belajar tentang proses pembuatan batik, tetapi juga mengenal berbagai peralatan yang digunakan. Dengan begitu, mereka bisa menciptakan kain batik yang indah dan memahami seni batik dengan lebih baik.

Diketahui, sebelumnya sudah ada 10 siswa dari SMA Negeri 1 Amurang yang mengikuti sertifikasi batik. Hal tersebut merupakan komitmen sekolah dalam mengembangkan keterampilan dan kreativitas siswa dalam bidang seni tradisional ini. (Pro)