April 21, 2026

Hadiri Sholat Ied Terpisah, MM-HH Akan Tingkatkan SDM dan Penanggulangan Penurunan Stunting di Kota Bitung

Bitung, Suluthebat.com- Wali Kota Bitung Maurits Mantiri (MM) dan Wakil Wali Kota Hengky Honandar (HH) secara terpisah menghadiri sholat Ied di dua tempat yang berbeda, yakni di Masjid Jami Annur Girian Bawah dan di pusat kota kelurahan Bitung Timur kecamatan Maesa. Senin (2/5/2022).

Dalam sambutannya, MM-HH mengatakan, atas nama pribadi, keluarga, dan segenap jajaran Pemerintah Kota Bitung, menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1443 hijriah, kepada saudara- saudara umat muslim yang ada di kota Bitung.

” Tiada kesucian menjadi sempurna sebelum di basuh dengan permintaan maaf, taqabballahu minna waminkum taqabal ya karim, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah dibulan suci ramahdan ini, diterima oleh Allah Subhanna Wata Allah,” ungkap MM-HH.

Lebih lanjut dikatakan MM-HH, walaupun idul fitri tahun ini masih dirayakan dalam suasana covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir, namun tetap harus bersyukur karena dengan kerja sama semua pihak serta doa yang tak terputus, angka positif covid 19 hari demi hari terus dapat di tekan.

” Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas kebersamaannya dalam menjaga kota Bitung, disertai harapan untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar mempercepat upaya memutus mata rantai penyebaran covid 19,” ucap MM-HH.

Dihari kemenangan ini, ditambahkan MM-HH, ada beberapa hal penting untuk disampaikan, diantaranya pembangunan SDM UNGGUL yang merupakan salah satu prioritas pemerintah Republik Indonesia. Pembangunan sumber daya manusia adalah kunci kemajuan Indonesia dimasa depan. SDM UNGGUL ini memiliki korelasi erat dengan peningkatan produktivitas kerja dalam memenangkan dalam dunia bisnis ekonomi, politik dan budaya. Karena kita sedang berada dalam periode bonus demografi.

Untuk itu pemerintah daerah terus berjuang dan berusaha agar kualitas sumber daya masyarakat kota Bitung harus terus meningkat mulai dari pendidikan dasar, menengah hingga perguruan tinggi. SDM kota Bitung juga harus memiliki daya saing lokal dan global, untuk dapat memanfaatkan sumber daya alam (SDA) secara optimal. Begitu pula dengan infrakstruktur baik fisik maupun jaringan digital, meningkatkan kapasitas untuk mengadopsi perubahan teknologi informasi dan komunikasi melalui institusi dan regulasi yang dapat mengimplementasikan prosedur yang sesederhana dan ringkas (smar-shortxut pro procedure).

” Demi terciptanya Bitung kota digital, yang mandiri dan sejahtera dan berkarakter berlandaskan gotong royong. Mari kita warnai bonus demografi itu dengan kerja dan karya terbaik yang akan kita persembahkan untuk kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara yang kita cintai bersama,” ujar MM-HH.

Prioritas nasional selanjutnya adalah percepatan penurunan stunting, dimana stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada hari pertama kehidupan. Stunting mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Anak stunting juga memiliki resiko lebih tinggi menderita penyakit penyakit kronis di masa dewasanya.

” Kami minta keseriusan dan komitmen dari seluruh jajaran pemerintah terlebih camat dan lurah serta seluruh pihak untuk bersama sama mewujudkan penanggulangan dan penurunan stunting terintegrasi dengan memanfaatkan segala potensi yang ada kepada masyarakat, khususnya,” tutup MM-HH. (Adv/Vivi)