Juni 17, 2026

Fenomena Alam, Jembatan dan Beberapa Rumah di Amurang Tiba-tiba Ambruk

Minsel, suluthebat.com – Dalam kondisi cuaca cerah, jembatan yang berlokasi di Bolevard Amurang, menghubungkan Kelurahan Bitung dan Uwuran satu ambruk. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 14:00 Wita, Rabu (15/06/2022).

Terpantau, warga yang berada di dekat lokasi ambruknya jembatan sempat panik, dan berlari untuk menjauh, adapun beberapa warga yang berupaya mengabadikan kejadian ini dengan membuat video rekaman handpone.

Tak hanya jembatan yang ambruk, beberapa bangunan rumah di sekitar jembatan itu juga ikut ambruk dan tersedot ke laut. Beruntuk tidak ada korban dalam kejadian ini.

Menurut beberapa warga setempat yang sudah lama tinggal di dekat lokasi jembatan Ranowangko itu, kejadian serupa sering terjadi sejak sekitar tahun 70an.

Salah satu warga amurang Teddy Mateos mengungkapkan, fenomena alam ini dulunya sudah beberapa kali terjadi sejak tujuh tahun lalu dan dulunya tidak ada yang membangun sesuatu atau jembatan di tempat itu akibat pasirnya yang sering terhisap ke dalam laut.

“Ya, untuk penyebab kesalahan memang harus ada penjelasan secara ilmia dari pihak terkait yang lebih berkompeten dalam hal itu, namun, sejak dulu pasir di lokasi itu sering terhisap ke dalam, dan menurut cerita masyarakat itu berhubungan dengan terjadinya letusan gunung soputan,” tulisnya.

Informasi ini yang dalam rangkum dari TRC-PB BPBD Kabupaten Minahasa Selatan yang menyebutkan penyebab yang diperkirakan suatu akibat Abrasi Pantai yaitu, proses alam berupa pengikisan tanah pada daerah pesisir pantai yang diakibatkan oleh ombak dan arus laut, sehingga jembatan dan jalan Boulevard serta tembok pengaman Pantai beserta beberapa rumah warga itu tenggelam. (Pro)